Bertemu Duta Baca Indonesia di Tarakan

Disebelah kiri saya ada Kang Sutriyono Tri, pertemuan baru sekali bersama kapten literasi Riau ini. Beliau inilah yang ringan tangan ketika melihat saya kena musibah kehilangan tas sewaktu di Banten.Sementara sebelah kanan saya adalah Kang Golagong Penulis .

Beberapa kali jumpa dengan beliau, lebih banyak di Rumah Dunia. Tapi saya ingin cerita pertemuan pertama. Teringat dulu mencari Gol A Gong dan akhirnya bertemu di pasar batu, Tarakan. Beliau sedang jalan kaki melihat rumah-rumah terapung.

Setelah itu, kami singgah di kopi Aseng. Saya menyimak bagaimana ia menceritakan pola dan ciri masyarakat pesisir dan masyarakat gunung. Saya mendapatkan latar cerita. Saya disarankan garap novel. Sayangnya belum jadi, malah lebih dulu cerpen 😂.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

GM Honda Banten Akhirnya Bisa Berfoto dengan Duta Baca Indonesia

Akhirnya bisa berfoto dengan Sang Duta Baca Indonesia 2021-2025. Mas Gol A Gong, kreator novel laris manis sejak era disko ajojing 80an hingga kini yang segera filmnya bisa kita nikmati, Balada Si Roy.

Setelah lima tahun memendam hasrat untuk bisa kolaborasi antara Honda dan Rumah Dunia di tahun 2021 ini bisa terrealisasi juga dalam acara bertajuk Nyenyore serta Literasi Safety Riding.

Kenapa bisa selama itu? Yah rasa minder saya harus bertemu dengan penulis legendaris sekaliber Mas Gong selalu menghantui, kata pertama apa yang harus dilontarkan jika bertemu? Bagaimana memulai pembicaraan? Apa yang akan dibicarakan? Panik, bingung dan akhirnya pilih mundur.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Kenangan Indah dengan Duta Baca Indonesia 2021-2025

Selamat Pak Golagong Penulis sebagai Duta Baca Indonesia 2021-2025.

Ini foto yang diambil saat tujuh tahun yang lalu, saat hp belum smart dan belum ada belajar daring, jadi mohon maaf kalau kualitas gambarnya pun apa adanya.

Ini adalah kegiatan sekaligus launching komunitas kecil yang diinisiasi oleh seorang mahasiswa asal kampung. Komunitas tersebut ia beri nama Lentera Anak Dunia (LAD), bersama teman-temannya, ia ingin mengadakan sebuah kegiatan yang bisa mendatangkan seorang tokoh yang bisa memberikan insight sekaligus motivasi dan softskill (kepengennya emang banyak nih mahasiswa kampung hehe).

Kemudian, ia berkumpul dan berdiskusi dengan teman-temannya. Ia mengenal seorang tokoh penulis nasional asal Banten setelah membaca beberapa novelnya, salah satu novel yang pernah dibacanya adalah Labirin Lazuardi, novel tersebut ditulis oleh Gol A Gong, dari pembacaannya terhadap novel tersebut, ia merasa terinspirasi, ia sangat ingin sekali mengundang tokoh nasional tersebut untuk bisa hadir dan menjadi pembicara di komunitas kecil yang digagasnya.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Saya dan Duta Baca Indonesia 2021-2025

Tahun 2016 saya satu lift dengan Najwa Shihab, pasca menghadiri acara Vokasi Menulis Kemendikbud di FX Sudirman. Saya mendekat. Dua petugas keamanan disampingnya siaga. Satu di antaranya menjulurkan tangan dan merentangkan kelima jarinya di depan dada.

“Mau ngasih buku, Mbak Nana.” Saya tersenyum. “Oh, ya boleh,” balas Najwa, juga dengan senyumnya. “Ini buku Tur Literasi Anyer-Panarukan. Catatan perjalanan saya bersama Mas Gol A Gong tahun 2014.”

Kami akhirnya berselfie dalam lift, tentu dengan pengawasan pengawalnya. Lift terbuka. Najwa keluar disambut histeris fansnya. Petugas keamanan kembali bersiaga. Sebagai Duta Baca yang juga artis, Najwa memang punya privilege soal kemanan. Orang biasa seperti saya tidak bisa seenak jidat ngajak selfie atau bersalaman, ada protokoler yang harus dilewati.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Pertemuan dengan Rumah Dunia dan Duta Baca Indonesia 2021-2025

Suatu hari di tahun 2011. Saya diajak oleh teman sekelas saya—kami mahasiswa semester pertama di Jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Adab IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten—untuk mengikuti acara bedah buku di kampus. Saya mengikutinya, karena memang sedang tidak ada kuliah, meskipun saya tidak tahu apa itu bedah buku. Saat itu teman saya sangat bersemangat karena, katanya, pembicaranya dari Rumah Dunia (RD)—dan saya tidak tahu apa itu RD.

Saat acara berlangsung, saya masih belum paham betul apa yang disampaikan oleh para pembicara yang tak saya kenal itu. Tapi, di tangan saya, dan semua hadirin, ada sebuah buku berjudul Relawan Dunia. Saya kira buku itu membahas tentang PMR atau PMI dan hal-hal yang berkaitan dengan bencana alam, karena berkaitan dengan relawan. Tapi ternyata perkiraan saya itu salah. Lama-kelamaan barulah saya sedikit memahami arah kegiatan itu: para pembicara sedang menyampaikan tentang dunia kerelawanan di komunitas RD yang didirikan dan digerakkan oleh Gol A Gong dan para relawan RD.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Provokator Itu Sekarang Menjadi Duta Baca Indonesia 2021-2025

Pertama kali saya mengenalnya hanya lewat tulisannya -Balada Si Roy- yang dibuat bersambung di majalah HAI beberapa puluh tahun lalu. Namun siapa sangka di kemudian hari saya bisa kenal dengannya secara langsung. Bukan hanya kenal basa-basi tapi bisa seharian beradu pikiran dalam membangun gerakan literasi.

Gol A Gong adalah salah seorang yang memprovokasi saya untuk memimpin Forum TBM DKI Jakarta. Bersama beberapa pegiat literasi lainnya “menyidang” saya malam-malam agar bersedia memimpin Forum Taman Bacaan Masyarakat di Ibukota negara. Provokasi yang kemudian tidak berhenti hanya sampai level provinsi tapi juga naik kelas ke tingkat nasional (walau untuk yang terakhir ini saya tidak bisa memenuhi permintaannya).

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Gol A Gong Selain Duta Baca Indonesia, Juga Duta Anti Korupsi

Duta Baca Indonesia 2021-2025 dikenal dengan nama Gol A Gong. Akun FB-nya bernama Golagong Penulis . Saya kenal dengannya saat berkegiatan antikorupsi. Dukungan dan komitmennya terhadap anti-corruption movement (Harakah mukafahat alfasad) tidak diragukan lagi.

Novelnya yang berjudul “Surat dari Bapak” juga mendapatkan penghargaan dari KPK sebagai “Literasi Anti Korupsi”.

Untuk itu, percaya atau tidak, saya optimis dalam menjalankan perannya sebagai Duta Baca, mas Gong juga akan menjadi “Duta Antikorupsi” meskipun tidak ada yang mengangkatnya secara resmi…

Ini salah satu contoh aksi mas Gong dalam menyuarakan antikorupsi

#menanglawankorupsi#dutabaca2021

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5