Tokoh kita baik, jahat. Tokoh kita tampan atau buruk rupa. Tapi, bagaimana menghidupkannya?
Bedah Tokoh agar Hidup

Dunia Kata, Dunia Imajinasi
Teori dan praktik

Tokoh kita baik, jahat. Tokoh kita tampan atau buruk rupa. Tapi, bagaimana menghidupkannya?

Kamu pernah jadi seseorang yang dianggap datang dari masa depan? Seseorang yang akan mengisi hari-hari gemilang?

Setiap peristiwa bagi seorang penulis ada setting waktu yang memiliki suasana unik. Seperti Covid-19, saya jadikan setting waktu di novel Lelaki di Tanah Perawan.

Menuis novel best seller Dipuji bukna dicaci, karna ada yang best seller tapi dicaci. Ada juga yang dipuji tapi tidak best seller. Nah, lho.

Supaya tokoh dalam novelyang akan kita tulis bervariasi, masukkan tokoh dari masa lalu. Ini semacam flashback.

Sebelum menuliskan tokoh dalam cerita kita, tentu kita harus mengena si tokoh. Caranya?

Kita bisa memasukkan peristiwa mengecat pagar ini ke salah satu bab. Tinggal kita ganti nama para tokohnya. Misalnya Abdul Salam kita ganti dengan tokoh fiksi kita yaitu “Syaifullah”

Menulis itu gampang. Sekarang saya jadi Duta Baca Indonesia. Saya memiliki tanggung jawab moral untuk mengampanyekan literasi baca-tulis. Di akun YouTube saya – GolAGong TV

Riset perlu dilakukan penulis cerita fiksi untuk meminimalisasi terjadinya cacat logika, sekaligus membuat karya lebih berisi. Adapun riset pada karya fiksi lebih ditekankan pada personifikasi tokoh dan fakta kejadian.

Peristiwa sehari-hari bisa kita olah jadi ide menarik untuk fiksi mini. Seperti fiksi mini “Kipas Angin” ini. Gol A Gong menemukan kembali kipas anginnya yang sudah hilan belasan tahun.

Tips Menulis Gol A Gong: Jangan Sia-siakan Tokoh Antagonis

Sebelum menulis, kalau tidak pernah membaca, biasanya sering kena writers block. Cara membaca yang lain adalah riset.

Silakan pilih, mau belajar langsung dengan saya secara offline atau online. Bebas. Kontak Tias Tatanka di 0819 06311 007.

Ide menulis novel bisa didapat di mana saja; baca koran, traveling, nonon film, bahkan infotainment.

Saya memotret generasi sekarang adalah generasi instans, generasi yang ingin meraih sukses dengan cara cepat.

Jika masih puas dengan tips menulis Gol A Gong, sila mampir ke aun YouTube GolAGong TV

Banyak yang mengeluh mentok alias writers block ketika menulis. Saran saya, riset dulu sebelum menulis.