Buku baru
BULAN DI PANGKUAN IBU
Penerbit CV Balatin Putera Puteri
17 Cerita pendek
Karya Alief El-Ichwan
Wawan Ikhwan nama aslinya. Lahir di Tasikmalaya, alumnus Fakultas Budaya UNPAD. Sejak 1983 aktif menulis puisi, cerpen, artikel, dan esai di berbagai media.
Ketujuh belas cerpennya di buku Bulan di Pangkuan Ibu dengan judul-juul yang membuat saya tersenyum geli tapi menyimpan makna yang dalam. Seperti Plato pernah bilang, cerpen-cerpen di buku ini tiruan dari peristiwa keseharian kita.

Gigi Palsu Emak (GPE), misalnya. Cerpen ini sederhana, tapi menyindir. Terasa seperti cara orang Sunda berkelakar. Khas si Kabayan.
Cerpen GPE sangat kontekstual. Serupa kita yang memercayai bahwa arwah masih gentayangan selama 40 hari. Ada tradisi mistisime yang beredar walaupun sudah di era digital. Di mistisisme Islam, terasa menjadi cerpen-cerpen sufi.
Selamat, Kang Wawan. Salam sastra bertubi-tubi.
Gol A Gong


