Mapaba PMII Komisariat Universitas Insan Pembangunan Tangerang

Bang Syaekhu menjelaskan, bahwa alasan ia mau hadir di forum Mapaba kali ini bukan didorong oleh faktor apa atau siapa pun, melainkan semata-mata karena dedikasinya terhadap PMII. “Saya hadir di sini bukan karena apa atau siapa, tetapi karena komitmen saya terhadap PMII.” Kurang lebih itu yang terdengar dari ucapan beliau saat itu.

Beliau juga menyampaikan visi penting bahwa PMII Kabupaten Tangerang harus menjadi wadah intelektual dengan mampu menghadirkan sosok-sosok pemikir. Menurutnya, PMII harus berfungsi sebagai tempat pengembangan potensi akademik dan intelektual bagi anggotanya serta menjadi sumber inspirasi bagi kader PMII saat ini.

“PMII Kabupaten Tangerang harus menjadi wadah intelektual dan ilmu pengetahuan. Kita harus memastikan setiap anggota memiliki kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan memberikan kontribusi yang positif.”

Selain itu, Bang Syaekhu membagikan beberapa catatan penting yang menjadi fokusnya untuk pengembangan PMII Kabupaten Tangerang, diantaranya yaitu:

  1. Membuat TOT (Training of Trainers):

Adanya forum diskusi yang difokuskan untuk menciptakan wadah baru dan SDM yang mumpuni bisa diciptakan dengan mengadakan training, selain itu ToT juga menekankan pentingnya pelatihan bagi para instruktur agar mereka bisa lebih efektif dalam mentransfer pengetahuan dan keterampilan kepada anggota PMII lainnya. TOT ini akan membantu meningkatkan kualitas pembinaan dan pelatihan di PMII.

  1. Membuat Rumusan Baru untuk PMII Kabupaten Tangerang:

Beliau juga menyampaikan perlunya menyusun rumusan baru yang lebih relevan dan kontekstual bagi PMII Kabupaten Tangerang.

Rumusan ini akan menjadi pedoman dalam menjalankan program dan kegiatan organisasi, sesuai dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi saat ini.

  1. Pembuatan Modul dan Formula Khusus:

Dalam upaya meningkatkan efektivitas pembelajaran, Bang Syaekhu merespon adanya usulan terkait pembuatan Modul yang akan dijalankan oleh pengurus cabang, ia mengusulkan penerapan pola khusus untuk materi-materi tertentu seperti ke-PMIIan, Aswaja dan NDP.

Hal ini tentunya bertujuan untuk memastikan bahwa materi yang disampaikan dapat dipahami dengan baik dan diterapkan secara efektif oleh anggota PMII.

  1. Metode untuk Pra Mapaba, Pas Mapaba dan Pasca Mapaba:

Beliau juga mengusulkan penggunaan pre-test dan post-test dalam setiap pelatihan dan kegiatan formal di PMII.

Metode ini akan membantu mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan anggota sebelum dan setelah mengikuti pelatihan, sehingga dapat dievaluasi secara objektif.

Beberapa catatan dari Bang Syaekhu tersebut memberikan amunisi tambahan bagi pengurus cabang untuk bisa menerapkan pola-pola kaderisasi yang cocok di tingkat Rayon dan Komisariat yang ada di Kabupaten Tangerang.

Pesan-pesan yang mampu memberikan dampak positif untuk kemajuan dan perkembangan PMII di Kabupaten Tangerang semacam ini tentu sangat dinantikan oleh seluruh pengurus dan kader PMII di Kabupaten Tangerang.

Kesadaran akan pentingnya peran aktif dalam memajukan organisasi, menjaga nilai-nilai intelektual dan keilmuan, serta terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan di PMII Kabupaten Tangerang.

Dengan komitmen dan langkah-langkah strategis tersebut, diharapkan PMII Kabupaten Tangerang dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif yang signifikan.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==