Menikmati Harmonisasi di TBM Gapagoo Manokwari

Memasuki halaman TBM Gapagoo kita disuguhkan dengan taman landscape yang sejuk dipandang mata. Beberapa pohon tumbuh lebat melingkar dengan batu karang di tengah kolam ikan. Di tepi kolam berdiri gazebo yang terhubung langsung dengan kantor TBM tersebut. Tata ruangnya unik dan menarik.

Menurut Safei, founder TBM Gapagoo bahwa ia merancang taman tersebut sejak delapan tahun lalu, hebatnya ia mengerjakan sendiri dengan kerja dicicil diwaktu senggang di tengah kesibukannya mengajar di sekolah. Setiap Senin hingga Jum’at anak-anak datang belajar membaca, buku-buku yang ada di TBM juga dapat dipinjam oleh pengunjung.  “Kami menerbitkan kartu anggota perpustakaan, sehingga pemilik kartu dapat meminjam tiga buku setiap minggunya secara gratis,”ujar Safei.

Tidak hanya berfungsi sebagai taman baca, Safei mendesain rumahnya sebagai wahana belajar yang bisa diakses masyarakat. “Di taman baca ini saya punya program bulanan, jadi setiap bulan ada event literasi, misalnya kami menyelenggarakan pergelaran membaca puisi, diskusi buku, mendongeng, melukis, ini sebagai upaya menghidupkan atmosfir literasi dari taman baca,” terang guru asal Padang tersebut.

Rumah bagi Safei tidak hanya sebagai tempat tinggal melepas penat setelah seharian bekerja. Ia membuat rumahnya yang bisa menggerakkan potensi yang ia miliki. Tidak hanya sebagai taman baca, rumah tersebut juga berfungsi sebagai dapur usaha UMKM.

Produk yang dihasilkan dapat membantu ongkos operasional taman baca seperti membeli buku, spidol, dan papan tulis. Dapur produksi tersebut terletak di sisi kanan depan taman baca, melihat ke dalamnya kita disuguhkan tungku kayu bakar sepanjang tiga meter beratap seng dan wajan berukuran besar. Menurut Safei tungku tersebut merupakan tempat untuk memasak rendang.

Menurut Safei keterampilan memasak rendang merupakan warisan keluarganya dari kampung, sehingga ketika pindah ke Papua, keterampilan tersebut dijadikan sebagai sebuah kesempatan untuk melahirkan benefit di rumah. “Fungsi Taman Baca itu sebenarnya sangat luas, tidak hanya sebatas memajang rak buku, taman baca ini berbasis inklusi sosial, sehingga bisa jadi rumah belajar dalam hal apa saja,”ujar Safei.

Di TBM Gapagoo ada sebuah ruangan khusus memajang buku, pengunjung mengambil buku di ruangan tersebut dan membaca di ruangan tengah yang terbuka. Suasana taman yang indah dan hembusan angin membuat suasana membaca jadi sangat nyaman.

“Konsep dekorasi rumah ini adalah Tsubo-Niwa, sebuah konsep taman yang sempit ala Jepang, ruangan perpustakaan ini sengaja berlantai kayu, ada kolam ikan, saya terinspirasi dari Jepang, saya akan terus mengembangkan Taman Baca ini menjadi taman baca yang ideal,” tutup Safei.    (*)

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==