Warga Pengungsi di Persawahan Konga berasal dari Desa Nobo Kecamatan Ile Bura. Titik pengungsian yang mereka tempati saat ini adalah sebuah bangunan tanpa dinding. Belakangan sebagain dinding ditutupi dengan terpal. Lokasi pengungsian mandiri ini tidak jauh dari posko utama di Desa Konga yang dikelola oleh Pemerintah.
Maksimus Masan Kian, Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur mengatakan di tempat yang sama, PGRI sudah datang kurang lebih lima kali. Kedatangan yang terkahir ada curahan warga yang kesulitan menampung air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Curahan itu langsung direspon oleh PGRI Flores Timur.

“PGRI sudah datang kurang lebih lima kali di lokasi pengungsian area persawahan Konga ini. Saat kedatangan yang terkahir ada curahan warga yang kesulitan menampung air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Curahan itu langsung direspon oleh PGRI Flores Timur. Dan hari ini, kami hadir membawa bantuan profil tank dengan harapan, sedikitnya dapat memenuhi kebutuhan warga pengungsi untuk menampung air,” kata Maksi
Ketua PGRI Flores Timur pada kesempatan itu juga menyampaikan, PGRI tetap konsisten untuk hadir memberikan donasi dan disesuaikan dengan kebutuhan warga.

“Selama masih ada pengungsi di lokasi pengungsian, PGRI akan tetap konsisten hadir memberika bantuan. Walau dalam keterbatasan, kami tetap bergandengan tangan menunjukan rasa solidaritas kami kepada Bapa/ Mama, Orang muda dan Anak anak yang saat ini mengalami kesulitan tertimpa bencana erupsi Gunung Lewotobi. Kita semua berharap, semoga badai ini cepat berlalu dan warga bisa kembali ke rumah dan menikmati aktivitas sehari-hari seperti biasanya,” kata Maksi.
Hari yang sama, PGRI Flores Timur memberikan donasi berupa sembako kepada Guru dan Tenaga Kependidikan yang berstatus honor di Kecamatan Wulanggitang dan Ile Bura. Sebelumnya, PGRI Kabupaten Flores Timur berkoordinasi dengan PGRI Cabang Wulanggitang dan Ile Bura untuk melalukan pendataan. Data yang terhimpun dikirim ke Pengurus PGRI Kabupaten Flores Timur dan donasi yang disiapkan langsung disesuaikan dengan jumlah guru penerima bantuan.


