Pondok Pesantren Fajrul Karim menggelar kegiatan sosialisasi program study dan career global di ruangan gedung olahraga (GOR) dengan mengangkat tema “Character Building to Achieve Succes in Japan”.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai program study and career di Jepang yang dapat diikuti oleh santri setelah lulus dari pondok pesantren. Program ini merupakan salah satu jalan bagi santri untuk dapat melanjutkan pendidikan dan karir setelah dari Pondok Fajrul Karim.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh CEO sekaligus Founder Janusa Quality Center yakni Rudi Subiyanto. Pada sambutannya Rudi menjelaskan bahwasanya Manners dan Attitude sangat penting untuk dimiliki oleh anak-anak generasi Z.
Selain itu Rudi juga memberikan motivasi kepada santri agar terus bersemangat belajar dan tidak hanya berhenti sampai lulus pesantren.

Ketua Yayasan Janusa Quality Center Mahesa Adi Nugraha mengatakan bahwasannya kerjasama antar Fajrul Karim dengan Janusa Quality Center merupakan sebuah Pioneer karena menjadi kerjasama pertama Janusa dengan pondok pesantren.
“karena biasanya kita bekerjasama dengan sekolah,” tukas Mahesa.
Sejak 2015 Yayasan Janusa Berhasil memberangkatkan 130 peserta ke jepang. Mahesa menjelaskan selain berkas administrasi, hal yang paling penting adalah persiapan mental dan perizinan dari orangtua.

Program ini akan berlangsung selama lima tahun dengan pelatihan bahasa dan pembentukan karakter selama satu tahun.
“Kami akan mengajari bahasa jepang kepada peserta sampai level N4 dan N3 jauh lebih bagus,” terang Mahesa.
Mahesa berharap dengan penandatanganan MoU antara Pondok Pesantren Fajrul Karim dan Yayasan Janusa kedua belah pihak bisa berjalan berdampingan dalam menyiapkan
lulusan pondok pesantren Fajrul Karim yang lebih baik dari tahun sebelumnya.

Penulis: Sofiyan
Reporter: Sofiyan

