Ini pertama dalam sejarah literasi Indonesia, seorang rektor yang super sibuk, bersedia mendedikasian dirinya sebagai “Duta”.

Dalam sambutan yang penuh sukacita, Prof. Dri. Sri Mulyani, SE, M.Si, Ak. mengatakan, “Saya akan fokuskan Unsika ke pengembangan literasi digital.”
“Semoga ini jadi pemicu berkembangnya budaya membaca dan menulis di kampus,” harap Dr. Tjahyo.

Halaman: 1 2

