Kabar Angin Sampai juga ke Kota Serang, Banten. Bikin deg-degan. Apa sih kabarnya? Simon Tahamata, pemain Timnas Belanda era 1980-an, keturunan Maluku. Saya sering membayangkan ketika dia muncul di TV membela Timnas Belanda, pulang ke Maluku dan membela Timnas Indonesia.

Tapi itu hanya mimpi di siang bolong. Begitu juga ketika Giovanni van Bronckhorst, saya masih suka melamun para pemain keturunan Maluku itu pulang ke kampung halaman orang tua atau kakk-neneknya untuk membela Timnas Indonesia.

Rupanya mimpi saya saat muda juga jadei mimpi Erick Thohir. Ketika dia terpilih jai Ketua Umum PSSI, mimpi-mimpi saya diwujudkan Erick Thohir. Aha! Sekarang ada rumors Simon Tahamata mau ditarik jadi Direktur Teknik PSSI. Alamak! Ini akan mendongkrak kualitas pemain sepakbola kita. Tapi, betulkah itu?

Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, memberikan tanggapan perihal Direktur Teknik PSSI yang sampai saat ini masih kosong. Jabatan itu terakhir kali dipegang oleh pria asal Jerman Frank Wormuth. Namun, Frank Wormuth memutuskan mundur setelah Piala Dunia U-17 2023 berakhir. Sudah satu tahun lamanya jabatan yang sangat penting di PSSI itu belum ada penghuninya.


Federasi Sepak Bola Indonesia itu masih mencari sosok terbaik yang nantinya bertugas menjadi Direktur Teknik PSSI. Nama Simon Tahamata menjadi perbincangan di media sosial. Pria asal Belanda keturunan Indonesia digosipkan akan menjadi Direktur Teknik PSSI. Simon Tahamata dinilai layak mengemban tugasnya itu. Sebab, pria berusia 68 tahun itu sudah lama berkarier di akademi sepak bola Belanda, terakhir kali memegang Ajax Amsterdam.


Terkait isu yang ramai saat ini, Sumardji masih belum bisa membeberkan. “Untuk Direktur Teknik belum ya,” kata Sumardji kepada awak media termasuk BolaSport.
Tim GoKreaf/Bolasport/Foto sampul ZQ-Score


