Apa yang bisa diandalkan di Larantuka tahun 1980-an? Perpustakaan belum ada. Seolah tidak ada kehidupan, karena anak-anak mudanya merantau ke Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, dan Yogyakarta, “Saya memutuskan pulang kampung ke Larantuka. Saya harus membangun kampung saya, terutama di bidang pendidikan. Saya pulang membawa oleh-oleh sembilan dus buku.”
Tokoh Kita: Bernadus Tukan Pulang ke Larantuka Membawa 9 Dus Buku

