Sepuluh Ciri-ciri Cerimis

Cerimis alias Cerpen Dinamis meniliki ciri-ciri sebagai berikut :

1. Tidak sekadar melihat peristiwa (fakta), tapi juga menemukan. Misalnya tukang bakso.
2. Menggali peristiwa itu dengan 5W plus 1H.
3. Memberi bumbu imajinasi pada peristiwa itu dengan menggunakan unsur intrinsik.
4. Temukan premisnya, utamakan tokoh, konflik dan endingnya dalam satu kalimat.
5. Beri sinopsis, berupa alur cerita tanpa menggunakan dialog dan suasana.
4. Cari judul, jangan lebih dari tiga kata.
5. Pesan bisa disampaikan oleh tokoh utama antagonis.
6. Perhatikan plot pointnya, yaitu peristiwa yang menggerakkan cerita.
7. Konflik antar tokoh.
8. Teknik menulis dinamis,tokoh bergerak.
9. Pembaca ikut bergerak, jadi bagian dari cerita.
10. Ending boleh tragis.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Pengalaman Mengikuti Kelas Cerpen Dinamis Gol A Gong

Minggu 28 Juni 2020, pukul 21:00 WIB Kelas Menulis Online Cerpen Dinamis Bersama Gol A Gong dimulai. Tentu saja, kedisiplinan begitu dijunjung tinggi, langsung proses belajar mengajar. Kelas Online ini diampu oleh Gol A Gong, penulis nasional yang melahirkan buku sebanyak 125. Artinya, kemampuan beliau dalam hal tulis menulis sudah tidak bisa diragukan lagi.

Materi yang sampaikan dibagi menjadi beberapa slide atau gambar yang sudah mengandung penjelasan singkat dan diperjelas lagi menggunakan voice note.

Mula-mula memperkenalkan jenis-jenis cerpen dinamis itu seperti apa, dan bentuknya bagaimana. Tidak lama kemudian langsung kepada materi yang sesungguhnya, yaitu menulis cerpen dinamis.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Cerimis dan Certalik Adalah Cerita Pendek di Era Pandemi Covid-19

Apa itu Cerimis? Samakah dengan Ceriwis? Tentu beda. Lantas apa? Cerimis adalah akronim dari Cerpen Dinamis. Lucu. Tidak apa-apa. Nama-nama di Kementerian juga lucu-lucu akronimnya, malah kadang suka bikin bingung. Ah, jangan terlalu serius. Kita harus ber-inovasi. Ini adalah fiksi di era new normal. Jangan sampai kehilangan sense of humor. Pandemi Covid-19 menunjukkan jalan itu. “Cerimis” adalah adaptasi literasi baca-tulis di era digital. Dengan karakter pembaca digital yang senang menyendiri, terburu-buru, cepat bosan, dan menginginkan cerita yang melibatkan dirinya, maka “Cerimis” adalah solusinya.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Kelas Menulis “Cerimis” ala Gol A Gong

“Cerimis”? Saya tertarik dengan kata itu. Aneh. Istilah apa itu? Oh, ternyata akronim dari “cerpen dinamis”. Gol A Gong di era pandemi Covid-19 ini beradaptasi dengan new normal, yaitu membuka “Kelas Menulis Online Cerimis di Era Digital”. Cuma dengan modal 50 ribu perak, kamu bisa belajar menulis “cerimis” alias cerpen dinamis! Dan dipandu langsung oleh Gol A Gong, penulis kawakan Indonesia yang sudah menulis 125 buku! Halo, ini bukan mimpi kan? Biasanya belajar menulis itu mahal banget, gaes.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5