Horeeee, aku lulus! Lalu seragam putih itu penuh coretan tanda tangan teman-teman dan kadang rambut dipilok dengan warna yang nge-jreng! Momen kelulusan harus dirayakan.
Pelepasan Peserta Didik SMK Sura Dewa Angkatan 2021- 2024

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Horeeee, aku lulus! Lalu seragam putih itu penuh coretan tanda tangan teman-teman dan kadang rambut dipilok dengan warna yang nge-jreng! Momen kelulusan harus dirayakan.

Calon Guru Penggerak Angkatan 9 Larantuka, Flores Timur, memiliki semangat kreativitas dalam berkarya. Kita dorong terus agar mereka menjadi guru inspiratif bagi murid-muridnya.

Tradisi lebaran itu bukan hanya ketupat, opor ayam, dan bagi-bagi amplop. Tapi juga liburan ke pantai. Mendadak seisi kota tumplek ke pantai. Termasuk Pantai Ketapang Larantuka Ramai Dikunjungi Menjelang Akhir Liburan Hari Raya.

Sebuah hajatan besar membutuhkan persiapan yang panjang. Dalam keterbatasan, tim tentunya telah berlelah mempersiapkan segala sesuatunya. Mereka sudah berupaya keras. Hasilnya telah disuguhkan untuk warga dari seluruh rangkaian acara sejak hari pertama sampai hari terakhir.

Warga Flores Timur tumpah ruah di Taman Felix Fernandez Larantuka. Ada pancaran wajah warga yang terhibur. Ada sedih, gembira menyatu padu. Sementara di sekitar lokasi panggung dipajang beragam jualan dan makanan, minuman khas lokal dari UMKM

Abang Pius sebagai seniman serba bisa, mengkhususkan pada produk batok kelapa. Beberapa kali dia diminta memberikan pelatihan pembuatan kerajinan batok kelapa, Produknya telah tembus hingga Labuan Bajo.

Harapan para pelaku budaya, pegiat seni, dan penikmat seni membutuhkan ruang seperti festival ini agar karya-karya mereka ada yang mengapresi.

Anak -anak SMAK St. Fransiskus Asisi Larantuka benar-benar menghadirkan sosok Herman Fernandez di Panggung Festival Bale Nagi. Penampilan yang sangat berkesan langsung di hadapan Keluarga Herman Fernandez, juga publik Flores Timur.

Sarasehan tersebut mengingatkan generasi muda Flores Timur tentang perjuangan dan pengorbanan Herman Yoseph Fernandez hingga layak disebut pahlawan.

Ada sekitar 3.000 orang lebih tumpah ke jalan. Karnaval yang diikuti kalangan pelajar dari mulai Taman kanak hingga SMA dan juga dari kalangan komunitas maupun pemerintah daerah ragam tampilan kostum yang menawan tersaji dijalan .

Mengenalkan kebaikan kepada anak-anak di usia 1-5 tahun sangat tepat. Itu usia emas. Anak-anak harus meliht dan mengalaminya langsung. Itulah yang dilakukan RA Al Mujahidin di Larantuka.

Momen puasa adalah momen kebersamaan. Acara buka puasa bersama di RA Mujahidin Larantuka mempererat tali silaturahmi.

Dua film yang mengambil latar Flores Timur, sangat inspiratif khususnya bagi tetamu yang hadir dari kalangan anak muda dari pelbagai komunitas yang ada di Flores Timur

Ria lulus dari SMAK Santo Ignatius Waiterang ini sudah mulai bekerja di Homestay Larantuka Beach sejak 2021. Keahlian dalam berbahasa Inggris terbilang mahir, paling tidak untuk berkomunikasi dengan tamu asing.

Ini untuk menguatkan pertunjukan BSM yang mengusung tema alam dalam garapan untuk Festival Bale Nagi 2024 yang di gelar Pemdda Kabupaten Flores Timur lewat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Bunda Asrty Kia bahkan menyampaikan, “Untuk peran Yesus sendiri, pemerannya diminta untuk tidak makan sebelum melakukan dramatisasi tersebut agar lebih menghayati perannya.”

Pada garapan kali ini BSM mencoba menggandeng Rumah Rindu untuk bisa berkolaborasi. Anak-anak Rumah Rindu sendiri didampingi gurunya, Martin Kabellen.