Berguru pada Bahasa Semesta

Bahasa semesta itu selalu jelas, tegas dan ter-arah. Ada kata yang selalu sejalan dengan tindakan. Mimpi yang selalu bermuara pada hasil. Kami (saya) adalah jiwa yang ingin berguru pada bahasa semesta itu. Bergerak dalam satu jalan yang konsisten, jelas, tegas, rasional dan profesional. Ada peta jalan yang digenggam dalam visi yang terukur.

Menyongsong NTT Jadi Provinsi Literasi

Kami terus bergerak. Tim yang selalu ingin tampil teduh, konsisten dan terukur. Para akademisi dan praktisi (pegiat) di jalan sunyi literasi. Mimpi kami jelas, tunggal dan utuh. Menyambut generasi emas NTT 2050 dengan membangun budaya literasi. Balai pelatihan menulis akhirnya dimiliki untuk semua kalangan boleh mengasah kemampuannya dalam hal merangkai kata hingga membentuk narasi yang hidup dan bernas.

Tiga Pelajar SMP Katolik Santo Yosef Terpilih

Sore ini, Selasa 7 Juni 2022, pukul 16:00 WITA, di SMP Katolik Santo Yosef ada kegiatan “Bacarita bersama Duta Baca Indonesia”. Kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi kepada tiga pelajar SMPK Santo Yosef yang lolos seleksi di antara 30 penulis cerita pendek anak se-Indonsia bersama Duta Baca Indonesia – Gol A Gong. Ketiga pelajar itu tergabung dalam antologi cerpen “Sepasang Luka” (Gong Publishing).

Mendorong NTT Menuju Provinsi Literasi

Oleh Gusty Richarno

Di baranda itu kami duduk dan berdiskusi. Ada kopi setengah cangkir yang masih hangat. Profesor Feliks Tans angkat bicara. Saya dan Mas Gol A Gong (Duta Baca Indonesia) asyik menyimak. Hari masih sangat belia di Well Homestay, Rote Ndao, ketika ide besar itu muncul. Literasi sebagai sebuah ikhtiar terciptanya generasi emas NTT 2050 harus mendaging. Gerakan semesta itu harus berbentuk. Benar.

Sampai jumpa lagi, Rote Ndao

Menyenangkan bisa jadi bagian dari Gerakan Literasi Sekolah di SMKN dan SMK Rote Ndao, 24 Mei i hingga 4 Juni 2022. Terima kasih Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMA/SMK Rote Ndao dan Media Pendidikan Cakrawala NTT yang sudah mengajak kami erlibat di kegiatan mulia dan terhormat ini. Terima kasih, Bunda Literasi Lona A. Saek-Ngginak.

Terima kasih Kakak Gusy Richarno, Prof. Felix Tans , Umbu, Felix, Suci, Dian, dan Beatrix. Mohon izin kami – bersama Ade Ubaidil kembali ke Serang-Banten, berkumpul bersama keluarga. Semoga suatu saat bisa kembali lagi ke Rote Ndao.

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)