Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemui situasi seperti ini—baik di dunia nyata maupun di media sosial. Banyak yang mengadu buku lidah tanpa mendengarkan sudut pandang lain, membuat perdebatan hanya menjadi ajang unjuk diri, bukan pertukaran pemikiran yang sehat.
Sarapan Kata 105: Mengadu Buku Lidah

