Kepalanya miring ke kanan dan ke kiri, matanya teduh mentapku, wajahnya tersenyum.
Aku memaksa wajahku untuk tersenyum, semampuku, sebisaku. Air mata mengaburkan penglihatanku. Sekejap saja, ia menghilang.
Fiksi Mini: Kereta Melaju Karya Robi Setiawan


