Peribahasa “Duduk berkurung siang malam” memang menggambarkan kasih sayang yang begitu erat dan tak terpisahkan, biasanya antara dua orang yang sangat dekat—bisa pasangan, sahabat karib, atau keluarga yang sangat saling mencintai.
Sarapan Kata 108: Duduk Berkurung Siang Malam

