Peribahasa ini menggambarkan kecenderungan manusia untuk berkumpul di tempat yang menjanjikan keuntungan, kesenangan, atau manfaat tertentu, mirip seperti semut yang selalu datang ke tempat yang ada gula.
Sarapan Kata 44: Ada Gula Ada Semut

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Peribahasa ini menggambarkan kecenderungan manusia untuk berkumpul di tempat yang menjanjikan keuntungan, kesenangan, atau manfaat tertentu, mirip seperti semut yang selalu datang ke tempat yang ada gula.