Luar biasa, IPK Syauqi semester 1 menembus 4.0. Semester 2 turun ke 3.97. Saat wisuda di angka 3.92. Prestasi akademisnya hebat, itu sebab mendapatkan beasiswa bidik misi.
Syauqi Pradau: Mimpi Besar Pemuda Bima

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Luar biasa, IPK Syauqi semester 1 menembus 4.0. Semester 2 turun ke 3.97. Saat wisuda di angka 3.92. Prestasi akademisnya hebat, itu sebab mendapatkan beasiswa bidik misi.

Saya menekankan pada 3 pilar utama pustakawan, yaitu gedung perpustakaan yang harus instagramable, program yang relate dengan gen Z dan dunia digital, juga siap berjejaring dengan komunitas.

Anak-anak ini harus merasa bermain, jadi mereka menikmati proses belajar di Rumah Dunia. Saat mereka menulis dengan tema bebas, mereka boleh melulu menulis keseharian.

Kami tiba di Omah Gemar Maos pas makan siang bersama Prof. Dr. Zainuddin Maliki, M.Si dari Komisi X DPR RI. Tentu ini bukan makan siang biasa.

Saya cukup terkesan dengan patung kuda itu. Di kampung saya, Kota Serang, tidak ada patung ikonik yang bisa dibanggakan dan jadi identitas kota.

Sekarang ada kegiatan terbaru dan jarang diketahui masyarakat luas, yaitu FTBM FLOTIM juga menyediakan jasa peminjaman buku untuk kebutuhan penulisan.

Saya menyarankan agar para guru menulis destinasi wisata terpopuler untuk dikunjungi.

Pertunjukan dari Bengkel Seni Milenial ini akan dimainkan di hari kedua Festival Genang Era di desa Leworook, Kabupaten Flores Timur.

Martabat adalah gerbang awal para anggota baru untuk dapat bergabung di UKM UPTQ UIN SMH Banten.

Pemandangan Bukit Arang ini memang tidak bisa diragukan. Di tahun 2022 wisata ini masuk dalam 50 destinasi terbaik Anugrah Desa Wisata Indonesia

Deline bercerita penuhekspresif. Intonasi dan gesture tubuhnya bagus. Deline bercerita dengan baik. Saya kagum. Anak-anak sekarang sangat aktif dan kreatif.

Cuaca sangat panas. Apalagi saya disuguhi minuman legen – air dari pohon lontar atau pohon nira. Tubuh saya basah-kuyup. Pakaian saya basah.

Tentu setiap perjumpaan selalu saya isi dengan interaktif. Saya harus mendengarkan mimpi-mimpi dan isi pikiran mereka.

Dari buku ini aku belajar bahwa memang tidak ada yang tidak mungkin selama kita berusaha dan pertolongan Allah di saat kesulitan itu benar-benar nyata.

Ini kota keempat dari rangkaian Safari Literasi Pantura Duta Baca Indonesia -Perpusnas RI. Ada banyak titik kegiatan di kota Tuban, yang digagas oleh Ikatan Guru Penulis Tuban.

“Anak-anak di Kendal harus mendengar kisah Gol A Gong yang inspiratif sebagai Duta Baca Indonesia,” kata Wahyu, Kepala Dinas Perpustakaan Kendal.

Di perpustakaan sekolah podcast sudah harus jadi hal biasa. Medsos bisa jadi media berekspresi, misalnya review buku dalam bentuk video kreatif dan diunggah di TikTok dan IG