Aditya Akbar Hakim berkata, bila Perpustakaan Nasional Republik Indonesia punya pertimbangan lain, bahwa Duta Baca Indonesia nanti mesti publik figur atau artis, misalnya. Maka, mereka yang di daerah ini tetap akan menerima. Meski untuk level kedekatan dan spirit egaliter-nya mungkin tak sekental yang melekat pada diri Gol A Gong.
Aku dan Duta Baca 3: Antara Sastrawan dan Artis

















