“Lelaki memang harus pergi, tapi juga harus pulang. Karena ada yang mengasihi dan dikasihi.” (Gol A Gong, penulis Balada Si Roy).

Sudah puluhan tahun sejak pertama kali muncul sebagai cerita di Majalah Hai, lalu diterbitkan sebagai novel series, cerita Balada Si Roy (BSR) berulang kali gagal difilmkan. Bahkan penulisnya sendiri, Gol A Gong, menyebutnya: kutukan!

Halaman: 1 2

