Selasa pagi, pukul 08.00 WIB, saya bersama Dr. Nazaruddin Musa, M.LIS, dan Dr. Rahmad menuju kampus Universitas Teuku Umar, Meulaboh. Mereka dari Ikatan Pustakawan Indonesia Provinsi Aceh, yang dengan setia mengawal saya. Nazaruddin menyetir Kijang Innovanya sambil bercerita tentang bencana tsunami pada Desember 2004. Saya membayangkan kota Meulaboh hancur diterjang badai. Secara keseluruhan korban yang meninggal di Aceh sekitar 171.000 jiwa. Kisah Rahmad, setelah ijtihad para tengku, mayat-mayat itu dimakamkam di lubang yang sama. Mereka syahid.

Halaman: 1 2

