Oleh: Zaeni Boli
Jika Anda melihat anak atau keponakan Anda bertingkah laku aneh cenderung lucu, jangan merasa heran. Begitulah anak-anak Gen Alpha—generasi yang memiliki kelebihan dalam melek teknologi, kreatif, dan inovatif. Namun, di balik kelebihan itu, mereka juga cenderung bertingkah laku aneh atau, dalam istilah kekinian, random.
Mengapa anak-anak Gen Alpha bisa bertingkah random? Mungkin belum ada penelitian yang pasti mengenai hal ini, tetapi setiap generasi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Seperti yang telah disebutkan, Gen Alpha unggul dalam kreativitas dan teknologi. Namun, di sisi lain, mereka juga memiliki kekurangan, di antaranya ketergantungan pada teknologi dan kurangnya interaksi sosial.
Kurangnya interaksi sosial ini mungkin menjadi salah satu penyebab random-nya anak-anak Gen Alpha. Generasi yang lahir antara tahun 2010 hingga pertengahan 2020-an ini tumbuh di era digital yang serba cepat. Kurangnya interaksi sosial bisa jadi disebabkan oleh minimnya perhatian dari orang tua yang sibuk bekerja.
Namun, di balik semua itu, kita patut bersyukur dan berharap anak-anak Gen Alpha dapat tumbuh dalam kebaikan dan kebahagiaan. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang kelak akan membawa Indonesia menuju kejayaan, seperti cita-cita para pendiri negara.
Dan mengenai random-nya mereka, mari kita nikmati sebagai hiburan, tetapi jangan lupa untuk mengingatkan atau menasihati jika terjadi penyimpangan.



