Perpusnas dan Dinas Perpus Salatiga Hadirkan Duta Baca Masuk Sekolah di SMPN 2 Salatiga

Oleh Rudi Rustiadi

Duta Baca Indonesia Masuk Sekolah – Gerakan literasi kembali digelorakan melalui program Duta Baca Indonesia Masuk Sekolah yang kali ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Salatiga, Kamis (2/10).

Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Salatiga.

Kegiatan Duta Baca Indonesia Masuk Sekolah ini disambut antusias oleh para siswa SMPN 2 Salatiga dan sekolah-sekolah undangan. Melalui program ini, diharapkan budaya membaca dan menulis semakin mengakar di kalangan pelajar, sekaligus menjadi langkah nyata mewujudkan Indonesia sebagai bangsa literat di masa depan.

Kepala SMP Negeri 2 Salatiga, Mudjiati, menegaskan bahwa literasi adalah napas pendidikan. Mudjiati juga menekankan bahwa membaca bukanlah paksaan, melainkan kebutuhan. Karena itu, sekolah mendorong siswa menjadikan membaca dan menulis sebagai wadah aktualisasi diri.

“Literasi bukan sekadar membaca, tetapi juga menyaring informasi. Kami berkomitmen menguatkan literasi siswa di sekolah. Ada waktu membaca hening mendalam dengan bahan bacaan bermutu, dan perkembangan literasi anak-anak kami catat dalam sebuah jurnal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Salatiga, Sri Sarwanti, menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan Salatiga sebagai Kota Literasi

“Anak-anak harus berkontribusi untuk bangsa. Agar tidak kalah dengan bangsa lain, maka harus gemar membaca. Berita negatif dan hoaks harus disaring, agar masa depan tetap cerah,” tegasnya.

Yuliatri Bunga, Pustakawan Ahli Utama
Perpustakaan Nasional RI menyatakan komitmen Perpustakaan Nasional untuk terus meningkatkan literasi di Indonesia melalui berbagai program. Beberapa program tersebut diantara Gerakan Indonesia Membaca, Bantuan Bahan Bacaan Bermutu, Sepekan Membaca, Membaca nyaring dan lain-lain.

“Selain itu Perpustakaan Nasional juga memberikan pendampingan dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, untuk menguatkan gerakan literasi tersebut,” ungkapnya saat memberi sambutan.

Kegiatan Duta Baca Indonesia Masuk Sekolah menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menguatkan indeks literasi dan tingkat kegemaran membaca yang sudah baik di Salatiga. Dengan sinergi antara pemerintah, sekolah, dan komunitas literasi, diharapkan generasi muda Salatiga dapat tumbuh menjadi pembelajar yang aktif, kritis, dan berdaya saing.

Sementara itu Duta Baca Indonesia, Gol A Gong memberikan motivasi, juga berbagi kisah inspiratif tentang tentang membaca dan menulis. Dalam sesi interaktif, Duta Baca Indonesia memaparkan bagaimana membaca buku bisa menjadikannya berdaya, memiliki kesejahteraan yang cukup hingga menjadi Duta Baca Indonesia.

Setelah itu Duta Baca Indonesia menyampaikan materi menulis cerpen populer, para peserta langsung diberi tugas praktik menulis. Duta Baca Indonesia langsung memberi masukan pada karya para perserta. Karya yang bagus mendapatkan hadiah berupa buku dari Duta Baca Indonesia. Menurutnya karya yang ditulis langsung oleh siswa sudah cukup baik dan bagus.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==