Kita tahu, pertama kali Hari Buku Sedunia diperingati di Inggris dan Irlandia pada 1997 sebagai upaya untuk mendorong rasa senang membaca pada kaum muda. Secara rutin, setiap tahunnya UNESCO akan membuka pendaftaran untuk kota di seluruh dunia yang berminat mengajukan diri agar kotanya sebagai ibu kota buku dunia selama satu tahun.

Hari Buku Sedunia, dikenal pula dengan Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia dan Hari Buku Internasional, merupakan hari perayaan tahunan yang jatuh pada tanggal 23 April yang diadakan oleh UNESCO untuk mempromosikan peran membaca, penerbitan, dan hak cipta.

Rumah Dunia setiap tahun merayakannya dengan meluncurkan buku sebanyak mungkin. Kali ini Sabtu 27 April 20224. Bukunya bisa dari siapa saja. Selalu ingin meluncurkan 100 buku, tapi rekornya 67 buku. Tahun 2024 ini ternyata menembus 100 buku.
Terima kasih kepada Dr.H.Ismatullah Syihabudin,S.Pd.,M.Pd (Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cilegon), Edi Wiyono dari Perpusnas Press, dan Hasan Basri, S.Ag (Wakil Ketua DPRD Kota Serang) yang sudah mendukung acara World Book Day ini.


