Solor yang di kenal gersang dan panas namun memiliki hal lain yang boleh dibanggakan sejarahnya, tradisinya, alam dan budaya. Hal tersebut akan tetap ada jika kita memiliki kesadaran akan pentingnya merawat tradisi.

Hal baik tersebut tercermin pada hari pertama pembukaan Sekolah Lapang Kearifan Lokal yang diadakan Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbud Riset dan Teknologi RI bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Flores Timur.

Acara yang diikuti 30 peserta dari Kabupaten Flores Timur dan Lembata rencananya akan digelar selama 5 hari dari 11 hingga 16 Oktober 2023 di Desa Lewograran.

Solor sebagai bagian dari keindahan Nusantara yang belum banyak terjamah, menyimpan kisah yang patut untuk digali dan dikabarkan pada dunia luar. (*)



