Saya senang sekali traveling ke Kota Bengkulu. Selain karena ini kpa “Romeo and Juliet” ala Indonesia (Bung Karno dan Fatmawati), juga benteng Malborough, ChinaTown, pantai …
Patung Fatmawati Menjahit di Kota Bengkulu

Dunia Kata, Dunia Imajinasi
Rekaman peristiwa

Saya senang sekali traveling ke Kota Bengkulu. Selain karena ini kpa “Romeo and Juliet” ala Indonesia (Bung Karno dan Fatmawati), juga benteng Malborough, ChinaTown, pantai …

Ketika berfoto bersama siswi SMAN 2 Wonosobo pada sesi kedua Duta Baca Indonesia Masuk Sekolah, pelatihan menulis cerita pendek, Rabu 17 September 2025, hati saya …

Duta Baca Indonesia Masuk Sekolah di SMAN 1 Wonosobo, Rabu 17 September 2025. Sekitar 500 pelajar berinteraksi tentang “Membaca Itu Sehat, Menulis Itu Hebat”.

Pada 1986-87, saya memutuskan mundur dari Fakultas Sastra, UNPAD Bandung. Saya memilih traveling. Bagi saya itu riset lapangan. Dua tahun saya mengelilingi Nusantara. Jika habis, saya tantang jagoan-jagoan kampung. Jika mereka kalah, sya dapat uang. Begitulah foto-foto ini menyimpan kenangan masa muda saya.

Traveling ala backpacjer bersama Emak-Emak ini unik. Pokoknya jangan kuatir soal makanan. Di ransel mereka segala jenis makanan ada. Tinggal minta saja, jangan malu. Pokoknya happy, deh.

Setiap datang ke sebuah kota untuk kampanye membaca dan menulis, sebagai Duta Baca Indonesia kadang harus menyesuaikan kostum. Seperti di foto ini, dengan kain Sumba.

Mengabadikan kota yang kita singgahi dalam bentuk foto itu keharusan, lho. Tidak selalu harus audio visual. Jadi ketika saya dan hubby berkunjung ke Linggarjati, a, berfotolah.

Ini foto lama sekitar tahun 1991. Saya sempat masuk ke Burma (sekarang Myanmar) dari Segi Tiga Emas. Saat itu iklim politik di Burman tertutup. Saya tidak bisa masuk mengendarai sepeda untuk terus ke Bangladesh.

Saya mengisi tahun baru dengan pulang kampung ke Honihama, Pulau Adonara. Foto dengan latar Rumah Adat Lewo Honihama dibentengi Gunung Ile Boleng.

Bung Karno saat itu meminta kepada Ir. Soetami agar membuat jalan tanpa lampu lalu-lintas. Akhirnya dibuatlah jembatan impang susun yang berbentuk daun semanggi yang berada di persimpangan antara Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Gatot Subroto, Jakarta pada 1961-62.

Apa harus ya sedang makan difoto? Kata istriku, “Harus!” Nanti akan kelihatan seberapa gemuk-kurusnya aku, Selain itu. Tias senang mengabadikan menu-menu baru racikannya. Sehat semuanya, ya.

Liburan mau ke mana? Ke Balai Pustaka saja. Ngapain? Wisata literasi. Nanti kamu akan mendapatkan wawasan peta sastra Indonesia.

Kini Si Biru punya kesempatan Safari Literasi menjelajah Borneo dan Sulawesi di Januari-Desember 2025. Saya selesai sebagai Duta Baca Indonesia di Desember 2025.

Menghirup udara segar dilengkapi dengan cuaca hujan sedang, bermalam tanpa listrik dan berinteraksi langsung dengan masyarakat Baduy.

Sudah ratusan ribu kamera dijepretkan kepada Gol A Gong sepanjang jadi Duta Baca Indonesia pada 2021-2024. Ada waktu setahun lagi hingga Desember 2025. Kamu sudah berfoto dengannya?

Begitulah memang tugas saya sebagai Duta Baca Indonesia, yaitu selain bekampanye membaca dan menulis lewat seminar, gelar wicara, pelatihan, peluncuran-bedah buku juga berfoto atau mengabadikan pertemuan ini dengan dalam foto.

Hidup memang penuh mistrei. Siapa sangka, saya bisa berfoto dengan Gol A Gong Duta Baca Indonesia. Terima kasih, Paman!