Klab Penulis kali ini Alex R. Nainggolan. Dia menulis puisi dan cerpen. Semoga semakin banyak orang yang menulis.
Klab Penulis: Alex R. Nainggolan

Dunia Kata, Dunia Imajinasi
Bank data penulis

Klab Penulis kali ini Alex R. Nainggolan. Dia menulis puisi dan cerpen. Semoga semakin banyak orang yang menulis.

Kali ini giliran Christy Dewi Ika yang jadi anggota Klab Penulis golagongkreatif.com. Dia spesialis lomba. Seabrek gelar diraihnya.

Klab Penulis kali ini mengenalkan Juznia Andriani. Novel terbarunya – Badai Cinta, segera diterbitkan SIP Publising.

Penghargaan kepenulisan yang pernah diraihnya: Pemenang Sayembara Literasi Terapan Konten Lokal, (Perpusnas RI 2024), Penulis Terpilih Kurasi SIBI, (Pusbuk 2023), Pemenang Sayembara Gerakan Literasi Nasional 2017 – 2023 (Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa), Juara I Lomba Penulisan Cerita Rakyat (Kemendikbud 2015), Peraih Penghargaan Sastra Acarya 2015 (Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa), Juara I Kompetisi Tulis Nusantara (Kemenparekraf 2014), Peraih IBF (Islamic Book Fair) Award 2013, Juara I Lomba Menulis Novel (Republika 2011), dll.

Klab Penulis terisi lagi. Kali ini Imam Khoironi, penyair dari Lampung. Semoga Imam semakin produktif menulis puisi.

Kali ini Muhammad Gibrant Aryoseno masuk Klab Penulis. Semoga semakin kreatif dan produktif berkarya.

Ranah Minang memang gudang penulis. Kali A N Dika alias Andri Andika dari Pekanbaru. Terus menulis dan berkarya untuk negeri, Dika!

Boni Chandra, penulis cerpen yang jadi anggoita Klab Penulis sekarang. Kita tunggu karya dia berikutnya.

Dadang Ari Murtono, lahir di Mojokerto, Jawa Timur. Bukunya yang sudah terbit antara lain Ludruk Kedua (kumpulan puisi, 2016), Samaran (novel, 2018), Jalan Lain ke Majapahit (kumpulan puisi, 2019), Cara Kerja Ingatan (novel, 2020), Sapi dan Hantu (kumpulan puisi, 2022), Cerita dari Brang Wetan (kumpulan cerpen, 2022), serta Peta Orang Mati (kumpulan cerpen, 2023).

Pegiat literasi selain mengelola taman bacaan, juga menulis. M. Rifdal Ais Annafis mengelola TBM Kutub Yogyakarta juga menulis puisi.

Heri Maja Kelana selain menulis juga aktif bergiat literasi di taman bacaan masyarakat. Dia merasakan betul manfaat membaca buku. Setelah membaca, dia menuliskan kembali.

Sehari-hari Khanafi bekerja sebagai editor lepas, penerjemah bebas, perancang sampul buku dan penjual buku-buku lawas juga baru. Ia tengah menyelesaikan novel pertamanya juga sedang mengulik satu buku terjemahan

Jalur Padang-Padangpanjang-Bukittinggi sering longsor. Tapi penulis terus berlahiran. Seperti Muhammad Subhan, yang selain penulis juga aktif menyiapkan pembaca dan penulis di masa depan.

Sumatera Utara gudang penulis, tapi Rantauprapat tidak diperhitungkan. Di era digital ini mulai bertumbuhan komunitas sastra. Arie Siregar termasuk penggeraknya dengan Forum Penulis Labuhanbatu.

Telah lahir seorang penulis dari Pandeglang, yaitu MN Fazri. Dia mulai menulis puisi. Latar belakangnya sebagai jurnalis kampus, membawanya ke Rumah Dunia.

Bandung juga gudang penulis. Degnan banyaknya koran dan komunitas sastra, iklim menulis terbangun. Topik Mulyana adalah contohnya.

Ranah Minang tidak pernah kehabisan penulis. Terus bermunculan. Tak ada habis-habisnya. Kali ini Denni Meilizon dari Pasaman Barat.