Tentu teman-teman sudah tidak asing dengan film Pee Mak. Pee Mak sempat viral di dunia perfilman
tanah air beberapa tahun lalu. Karena kepopulerannya tersebut, Falcon Picture mengadaptasi Pee Mak
ke dalam versi Indonesia yang diberi judul Kang Mak.
Jujur, saya belum sempat menonton Pee Mak, jadi meskipun film Kang Mak ini merupakan adaptasi dari Pee Mak, saya masih bisa menikmati film ini dengan rasa pengalaman pertama. Awalnya, saya ingin menonton film Alien; Romulus, tapi karena film jadwal film tersebut hanya ada di malam hari sedangkan
saya malam hari harus bekerja, maka diputuskanlah untuk menonton Kang Mak.
Sebenarnya saya juga ingin nonton Kang Mak. Dari sekian banyak film yang tayang, saya hanya ingin nonton dua film tersebut, tapi lebih kuat keinginan untuk nonton Alien; Romulus.
Sekitar Pukul 11.25 WIB kami berangkat dari rumah secara terburu-buru karena film dimulai pada pukul
11.40 WIB. Sesampainya di Kota Cinema Mall Jember, jam sudah menunjukkan angka 11.44 WIB,
sedangkan kami lihat dari parkiran antrian di loket sangat ramai. Kalaupun kami memaksa masuk dan
antri, sepertinya akan tertinggal cukup banyak adegan, jadi kami memutuskan untuk menuju tempat
lain.

Singkat cerita kami akhirnya nonton di Cinepolis Lippo Plaza Jember. Di Cinepolis, film Kang Mak dimulai
pukul 12.15 WIB, jadi masih ada cukup waktu. Kami tiba di lobi yang cukup ramai tapi tidak terjadi
antrian yang mengular di loket.
Hal yang cukup menarik adalah saat penjaga loket langsung menawarkan rasa pop corn setelah kami
memesan tiket, padahal kami tidak memesan pop corn. Karena saya dan keponakan saya sehari-hari
bekerja di toko, kami jadi tahu bahwa penawaran yang langsung merujuk kepada rasa pop corn ini
adalah bentuk selling yang sangat halus dan rawan menjebak orang awam, karena bagi yang tidak tahu
pasti mengira bahwa beli tiket bioskop termasuk juga dengan pop corn, padahal kan beli tiket saja tidak
masalah.
Film pun dimulai, pada awal film saya merasa agak bosan, tapi di pertengahan, mulai terasa kualitas dari
film ini. Film ini kata mereka yang sudah menonton Pee Mak, memang digarap persis seperti film aslinya
dengan sedikit penyesuaian latar tempat dan memasukkan unsur Indonesia di dalamnya. Meskipun genre film ini horor komedi, tapi kesan horornya menurut saya sangat minim.

Jarang sekali adegan seram dan jump scare. Sebaliknya, unsur komedinya sangat kuat dengan menghadirkan beberapa komedian seperti Indro Warkop, Tora Sudiro, Indra Jegel, Rigen Rakelna, Ananta Rispo, Tarsan, dll. Peran para komedian ini terutama Indro, Tora, Jegel, dan Rigen yang berperan sebagai teman Makmur yang diperankan oleh Vino G. Bastian, sangat berhasil mengocok perut. Penonton tak henti-hentinya tertawa dengan akting mereka.
Akting Vino G. Bastian dan sang istri Marsha Timothy yang berperan sebagai Sari juga sangat patut
diacungi jempol. Peran mereka berdua sebagai sepasang suami istri berhasil membuat film yang penuh
tawa ini menjadi penuh haru. Terutama pada adegan saat mereka berdua naik bianglala di pasar malam
dan saat Makmur mengungkapkan bahwa dia sudah tahu mengenai kematian Sari dan Sari yang selama
ini bersamanya adalah hantu.


Secara keseluruhan, film ini saya beri nilai 8/10. Film ini untuk kalangan usia 13 tahun ke atas karena ada
beberapa jokes yang berbau porno. Sayangnya, saya lihat beberapa orang tua membawa anaknya yang
masih kecil dan kemungkinan belum berumur 13 tahun untuk menonton film ini.
Untuk teman-teman yang mengharapkan ketegangan, film ini kurang cocok untuk ditonton. Namun,
bagi yang mengharapkan tawa dan haru, film ini sangat layak untuk ditonton.

LAYAR BIOSKOP: Resensi film di Layar Bioskop, harus orisinal. Terbit 2 mingguan, setiap Kamis, gantian dengan FIKSI MINI. Penonton harus terhubung langsung dengan filmnya. Hindari definisi-definisi, upayakan ada detail suasana bioskop dan penonton. Teknik menulis travel writing sangat ditunggu. Lengkapi dengan foto selfie dengan poster film, suasana lobby bioskop, dan tiket bioskopnya. Panjang 500 hingga 700 karakter. Honor Rp. 100 ribu dari Honda Banten. Terbit tiap Kamis. Kirim ke email golagongkreatif@gmail.com dengan subjek Layar Bioskop


