Jarak yang ditempuh bisa sampai setengah jam perjalanan. Beruntung saya berangkat sesaat sebelum fajar selesai dan jalan masih sepi.
Tak lama akhirnya saya sampai. Saya disambut baik Ibu Asmariah dan suaminya. Kami beramah tamah, saling menanyakan kabar dan bertukar cerita tentang daerah masing-masing.

Saya mengenal Ibu Asmariah lewat pertemanan FB dan puisi sekitar tahun 2023. Saat itu diadakan semacam lomba penulisan puisi. Hadiahnya dari teman penyair dan teman-teman penulis puisi.
Saya beruntung menjadi salah satu peserta yang mendapatkan hadiah dari Ibu Asmariah berupa buku dan kitab suci . Dari sana akhirnya kami sama-sama tahu, bahwa kami sama mencintai dunia literasi.

Maka saat sampai di Yogyakarta, saya bertukar kabar bahwa saya sedang berada di Yogyakarta. Ibu Asmariah mengizinkan saya untuk bersilahturami. Buah dari silahturahmi adalah rezeki berupa oleh-oleh buku dari Taman Baca Temon Ibu Amariah.

Mencari buku adalah selalu menjadi agenda yang saya upayakan jika berada di luar kota. Sebagai ketua Forum TBM Flores Timur, saya memiliki tanggung jawab moril untuk senantiasa berupaya menghadirkan buku-buku berkualitas, khususnya buku anak dan remaja bagi kebutuhan Literasi di Kabupaten Flores Timur.
Semoga lewat langkah sederhana ini asa literasi di Kabupaten Literasi, yaitu Flores Timur, tetap lestari.



