Tokoh itu sangat penting kehadirannya di dalam sebuah novel. Tentu karakter yang dibangun penulis sangat menentukan selain kehadirannya yang dominan. Kita tentu inga, bagaimana penonton berempati kepada tokoh Joker di film Batman yang memiliki karakter jahat (antagonis). Atau tokoh Roy di novel Balada Si Roy yang berada di wilayah “abu-abu”.

Karakter tokoh bisa dibangun lewat kebiasaan-kebiasaannya, handpropt-nya, phisiknya, atau wardrobe-nya. Misalnya tokoh Roy, lewat kostumnya yang kadang adventure look atau grunge, karakter Roy yang ekdpresif atau terkesan brandalan tercermin kuat. Roy memang saya bentuk fashionable yang rebel – memiliki jiwa pemberontak.
Gol A Gong/Gambar A. Pradipta


