Kesibukan Senin dan Praktik Kinerja PMM Sebagai Guru Agama

Masih di setengah jalan, terdengar sayup lonceng berbunyi tiga kali. Apel bendera wajib sudah akan dimulai, saya mulai berlarian kecil. Tepat di halaman sekolah, semua murid dan rekan guru sudah berbaris.

“Ah, belum telat!” Saya bergumam sambil elus dada.

Sesuai aturan di UPTD SD Inpres Sewowoto, Kecamatan Inerie Kabupaten Ngada, Propinsi Nusa Tenggara Timur tempat saya mengabdi sebagai guru honor, kami tetap punya kewajiban yang sama dengan guru ASN untuk mengikuti apel bendera tiap pukul 07.15 WITA pagi selama 5 hari kerja (Senin sampai dengan Jumat).

“Kita semua guru wajib disiplin waktu, terutama kehadiran kita di sekolah pada pagi hari!” Itu pesan kepala sekolah yang disetujui oleh semua guru.

Saya kemudian mengambil posisi di dalam barisan para rekan guru. Apel bendera berjalan cukup alot, dan digarisbawahi dengan nasihat perbaikan.

“Setiap petugas upacara wajib berlatih sebelum tampil!” Begitu pesan Ibu pembina upacara.

Usai apel bendera, saya mulai menyiapkan diri untuk melakukan praktik kinerja sebagai bahan observasi kepala sekolah dan rekan guru lain yang penilaiannya berimbas pada pengelolaan kinerja PMM (Platform Merdeka Mengajar) menurut kurikulum merdeka.

Pukul 08.30 WITA, saya mulai melakukan praktik kinerja berdasarkan indikator Instruksi yang Adaptif dalam pembelajaran di kelas 2. Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti. Materinya tentang keluarga.

Di hadapan kepala sekolah dan rekan guru, saya mulai mengajar 10 siswa kelas 2. Kegiatan pembelajaran berlangsung lancar, namun belum efektif dan maksimal. Beberapa media pembelajaran belum saya siapkan guna menerapkan metode pembelajaran berdiferensiasi, menurut kondisi dan kebutuhan setiap peserta didik.

Namun, saya bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk belajar mengembangkan kompetensi diri.

Menjadi guru honor itu mulia, meski gajinya malu-malu!
Salam bahagia semua guru di Indonesia! (*)

TENTANG PENULIS: Mario D. E. Kali adalah guru honor pada UPTD SD Inpres Sewowoto. Ia juga adalah penulis buku puisi Hari Tuhan Bagi Kalanuk (Makhsara Books, 2024).

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==