Sabtu sore, 16 Desember 2023, bertempat di rumah Pembina Agupena Flores Timur, Maksimus Masan Kian, berkumpul pengurus Agupena seperti Amber Kabellen, Apong Hurit dan beberapa anggota lainnya.


Para pengurus di era Maksimus Masan Kian, bernostalgi ke periode 2015-2020. Begitu semarak kegiatan literasi. Ada banyak cerita menarik, kisah-kisah inspiratif juga tulisan-tulisan kritis yang mengubah wajah pendidikan Flores Timur. Dampaknya mulai terasa, khususnya bagi para guru yang terlibat aktif bersama Agupena Flores Timur, yang kini banyak terlibat dan aktif bersama guru penggerak.

Agupena adalah wadah yang pas bagi guru yang ingin menulis, guru yang ingin mengembangkan minat bakatnya, khususnya di dunia kepenulisan.

Kehadiran Guru Penulis disadari atau tidak sangat bermanfaat bagi sekolahnya. Guru Penulis sebagai jendela pengkabaran atas aktivitas dan peristiwa baik yang terjadi di sekolah tempatnya mengajar.

Lewat semangat tersebut diakhir tahun 2023, Agupena Flores Timur berusaha bangkit kembali dari tidur pulasnya untuk menyalakan kembali semangat Literasi yang pernah mereka gerakkan sepenuh hati dan sepenuh jiwa. Para guru yakin, bahwa menulis memiliki manfaat bagi Flores Timur sehingga bisa dikenal luas di era kampung global saat ini.
Diskusi ringan ini diakhiri dengan semangat masing-masing pengurus, bahwa Agupena Flores Timur mesti bersinar kembali lewat aksi-aksinya yang berkaitan dengan Literasi.


