Oleh: Muhzen Den
Meninggalnya dua pendaki, Lilie Wijayanti Poegiono (60) dan Elsa Laksono (60) saat mendaki Puncak Carstensz di Papua Tengah, meninggalkan duka mendalam bagi para pendaki, terutama aktris Nadine Chandrawinata.
Nadine mengunggah sejumlah foto kenang-kenangan dari perjalanannya saat mendaki gunung tersebut pada tahun 2016 dan menulis pesan.
“Sangat sedih sekali mendengar berita duka tentang pendakian kemarin-kemarin ini, dan perjalanan pendakian selalu membuat saya lebih mengerti arti berdamai dengan diri sendiri. Hiks.. setiap ada berita seperti ini, rasanya nyesek banget,” tulis Nadine dikutip dari akun @nadinelist, Selasa (4/3/2025).

Istri dari Dimas Anggara ini juga menyematkan sejumlah akun teman-temannya yang saat itu membantu pendakiannya.
“Terima kasih atas bantuannya selama pendakian Hallo Carstensz Pyramid, saya belajar banyak dan thank you (Carstensz, May 2016),” tulis Nadine.
Sebelumnya, pada 2017, Nadine sempat bercerita tentang pengalamannya mendaki Gunung Carstensz. Puteri Indonesia tahun 2005 itu mengaku tersasar dan kehilangan jejak rekan-rekan timnya ketika hendak turun gunung.
Saat itu, posisi Nadine berada di tengah-tengah di antara rombongan. Setengah rombongan berada di depan, sedangkan rombongan lainnya berada di belakangnya. “Aku ikut depan, tapi nungguin yang belakang. Jadi, jalannya antara cepat nggak cepat,” ujar Nadine saat berbincang dengan wartawan.
“Ternyata (rombongan) belakang salah. Itu ada satu jam aku jalan sendiri, teriak depan dan belakang enggak kedengaran. Gue takut banget,” lanjutnya.
Dalam perjalanannya mendaki, Nadine juga sempat terpeleset di lokasi itu. Beruntung, Nadine sempat mengingat pelatihan yang dia dapatkan dua bulan sebelum berangkat.
“Orang kalau kepepet pasti akan gunakan otak kanan dan otak kiri untuk bertahan. Aku lalu perhatiin jejak langkah,” ucapnya.
Dari pelatihan itu, kata Nadine, jika terjadi pecah rombongan dan tersesat, langkah yang harus diambil adalah melihat jejak kaki manusia di sekitar. “Enggak tahu benar atau salah. Navigasi juga agak kacau, walau enggak semua. Aku patokannya jejak itu,” ujarnya.
“Belakang salah jalan, depan mengira aku ikut belakang. Itu pelajarannya sih, kalau kita menjalani hidup, jangan sampai lupa sama sekeliling kita,” sambung Nadine.
(Sumber dari www.kompas.com)


