Senin 24 Juni 2024 pagi, saat saya berada di bandara Larantuka untuk bertemu seorang teman dari Jakarta, pesan singkat ke WA dari staf Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Flores Timur. Bunyi dari pesan singkat tersebut, saya sebagai Ketua Forum TBM FLOTIM dan Maksimus Maksan Kian sebagai Ketua PGRI FLOTIM diminta untuk bertemu dengan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Flores Timur di Kantor.

Pertemuan sederhana di ruang kantor Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, ini berjalan rileks dan santai. Di awal pertemuan, saya diminta pendapatnya tentang kabar tersebut. Saya menjelaskan dan memberikan masukan sesuai kapasitas lalu disambung oleh Ketua PGRI Flores Timur yang lebih berpengalaman dalam agenda-agenda semacam ini.


Kami berdiskusi merefleksikan kembali soal kedatangan Duta Baca Indonesia di tahun 2022 lalu . Kami mencoba memetakan kembali hal-hal baik yang sudah dilakukan saat dulu Duta Baca sampai di Flores Timur.

Diskusi mengalir lancar, tak terasa waktu berlalu. Setelah kami berpamitan pulang kembali kepada rutinitas masing-masing sambil berjanji akan melakukan pertemuan kembali secepatnya.

Hal yang paling menarik dari pertemuan kali ini adalah pernyataan sikap dari Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Flores Timur, Marianus Nobo Waton, S.E yang berjanji akan mendampingi Duta Baca Indonesia selama berada di Flores Timur bulan Agustus nanti.



