Presentasi Karya Peserta LTC BALI: Catatan Sesi Malam 

Sebuah agenda yang diberi nama Pelatihan Aktor Partisipatif Dapur LTC mempertemukan seniman seni pertunjukan dari pelbagai daerah di Indonesia dengan latar pendidikan, pengalaman berbeda dengan pemikiran yang berbeda. 

Dalam Agenda kegiatan ini, peserta tak hanya mengikuti pelatihan dasar, tapi juga diminta untuk bisa mempresentasikan apa yang hendak dibuat. 

Hal ini sudah diminta oleh panitia acara bahkan sebelum peserta sampai ke Bali. Dengan panduan juknis yang diberikan oleh panitia, maka pada hari-hari selanjutnya setiap malam yang telah di bagi kelompok. 

Pada hari pertama diberikan ruang untuk memberikan penjelasan atas karya yang akan dibuat. 

Ada tiga pilihan yang berbeda yang di minta oleh panitia yakni kelas Napak Tilas yang berpijak pada tradisi, Kelas Jalin Karya yang dimungkinkan  berkolaborasi dengan peserta lain, dan Kelas Bongkar Muat yang coba mengangkat naskah naskah lama sebagai referensi penciptaan.  

Paling tidak sudah dua kelompok yang sudah menjelaskan materi presentasi banyak hal menarik yang bisa didapatkan bagaimana peserta banyak yang tertarik untuk bisa mengangkat tradisi  yang rata-rata hampir hilang atau di tinggalkan pada daerah mereka tinggal.  

Maka upaya seni pertunjukan ini bisa menjadi jalan untuk bisa menghidupkan asa yang hilang tersebut.  

Tawaran-tawaran gagasan yang segar dari peserta seperti yang coba di tawarkan Haikal dari Kediri yang ingin bagaimana tempatnya tinggal, literasi dan budaya bisa berkolaborasi lewat pertunjukan ala tour guide mengelilingi Candi. 

Sebuah tawaran menarik atau bagaimana Icha dari Makassar mencoba menawarkan pertunjukan  berbasis tradisi tenun sarung sutra di Mandar coba di buat di pesisir pantai dengan latar laut sebagai latar utama dengan  isu-isu tentang perempuan  yang coba dihadirkan. 

Juga Danuar pada malam pertama sesi menawarkan pertunjukan Napak Tilas tokoh pahlawan lokal yang masih didekatkan dengan cara yang terlalu umum lewat romantisme atau heroisme semata Danuar mencoba mengangkat  sesuatu yang berbeda dari itu.

Selain itu, peserta lain yang menjadi pendengar pun memberikan masukan-masukan berarti pada peserta yang  sedang presentasi. Malam yang dingin dan sedikit nyamuk tak menghalangi keakraban peserta untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. 

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==