Alifia Aila Putri Andita
Teragak
Indra penglihat menampak potret seribu kenangan
Gigi tertampak di senyuman
Senyuman para tolan
Yang kini hanya kenangan
Batu
18 Juli 2024


Alifia Aila Putri Andita
Aku Semata-mata
Semua mengupas pencapaian
Tak ada yang mengupas kegagalan
Kegagalan
Apa aku semata-mata yang menjadi kawan kegagalan?
Tak ada yang menampak kebaikan
Hanya ada yang menampak pencapaian
Semua mata memandangnya
Mengucapkan selamat padanya
Batu
18 Juli 2024


Alifia Aila Putri Andita
Ia Bukan Aku
Cacian sudah menjadi santapanku
Aku kenyang dengan itu
Cacian
Itu bukan santapan kegilaanku
Aku berbeda dengannya
Ia berbeda denganku
Ia sempurna katanya
Tapi aku mengetahui dirinya lebih dari itu
Batu
18 Juli 2024


Alifia Aila Putri Andita
Sepeda Merah
Aku bersepeda bersama Aba
Beralaskan aspal dan dinding udara
Kurun di mana senyum mengelilingi aku dan Aba
Menikmati suasana desa
Indahnya waktu itu
Aku ingin berburu mesin waktu
Kembali ke periode itu
Bersama sepeda merah kala itu
Batu
18 Juli 2024


Alifia Aila Putri Andita
Tuturan Insan
Semua gigi terpancar
Semua orang berselancar
Di atas candaan
Suara bahagia terdengar
Candaan bak pisau diasah
Menusuk hatiku
Ujaran belum di pilah
Bagai sampah di sudut tempat hiburan itu
Batu
18 Juli 2024



TENTANG PENULIS: Alifia Aila Putri Andita adalah gadis cilik kelahiran Malang, 24 Oktober 2010. Biasa
dipanggil Alifia atau Dita. Ia memulai menulis puisi di usianya kini yakni, 13 tahun. Tak hanya puisi, ia juga gemar menulis cerpen atau cerita anak. Sejak ia terpilih sebagai 18 besar di lomba cerpen tingkat remaja nasional dan dibukukan, ia menjadi semakin semangat untuk menghasilkan karya baru. Judul cerpennya adalah, “Terjebak di Dalam Karangan” yang ada di dalam buku kumpulan cerpen “Biar Kita Ukir Kata untuk Mereka” yang diterbitkan oleh Gong Publishing. Ia juga memiliki hobi menggambar dan hal yang berhubungan dengan fotografi. Ia kini duduk di bangku SMP di SMP Negeri 01 Batu sebagai siswi kelas 9. Ia memiliki akun media sosial instagram bernama: hey_its.alifiaa.

Puisi Anak. Tayang setiap hari Selasa. Silakan mengirimkan 3 – 5 puisi tematik. Sertakan foto diri dan gambar atau foto ilustrasi untuk mempercantik puisi-puisinya. Ada uang pengganti pulsa Rp 50.000,-. Sertakan nomor WA dan nomor rekening banknya. Tulis bio narasi dan pengantar puisinya secara singkat. Kirimkan ke email : golagongkreatif@gmail.com dan gongtravelling@gmail.com. Dengan subjek Puisi Anak.


