Sarapan di Kereta dan Si Bocil

Kereta membawa kenanganku
ke mana-mana. Seperti pelangi.
Masih bisa kunikmati warnanya.
Kenangan baru kini berdatangan
bersama musim dingin kering.

ooo

Tidur nyenyak. Terbangun oleh pedagang keliling yang menawarkan sarapan. Masih pukul 06:00. Salat di perjalanan sambil duduk. Semoga Allah SWT memudahkan Literacy Journey 12 Negara ini. Biarlah situasi -kondisi geopolitik sedang menghangat dan rupiah melemah terus.

Saat traveling ketika bujangan, aku menulis: orang baik dan orang jahat ada di mana-mana.

Aku meyakini itu. Tentu berbanding lurus dengan perilaku kita. Bagiku di perjalanan ini sudah kami buka dengan interaksi yang sangat kekeluargaan. Majalah ACI jadi sarana komunikasi yang baik dilakukan Natasha dengan si bocil. Kemudian keluarga si bocil nimbrung. Akhirnya satu gerbong saling tersenyum dan tertawa bertukar cerita dengan bahasa Inggris dan China yang belepotan. Tidak apa. Mungkin kalau Teh Bella bergabung, bisa lebih meriah.

Aku menulis ini sambil sarapan. Biasanya nasi uduk, kroket, bakwan. Sekarang sarapannya “darurat “; susu kedele panas,  Imogiri, rumput laut, dan buah-buahan. Aman. dibekalin Teteh. Harus bersyukur ketika G4z4 masih bergolak dan pasca banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih menyisakan kepedihan.

Tiba-tiba di pintu kamar, eh, si bocil nongol lagi. Kali ini mendekati saya dan menunjuk tangan kiri saya yang diamputasi. Saya ceritakan saja memakai bahasa Sunda sambil memperagakannya.

“Iyeu panangan labuh tina tangkal. Dipotong ku dokter,” kata saya. “Kitu caritana tah…”

Si bocil membalas dengan bahasa China. Terjadilah interaksi antara kakek dan cucu. Saya tawari juga rumput laut. Si bocil mau. Neneknya datang dan mengajak pulang ke kamarnya.

Saya bilang, “Teu nanaon… Keun bae…”

Tiba-tiba dari kamar sebelah terdengar si kakek bersenandung. Lagu China… Mendayu mengiringi laju kereta, menembus pagi yang masih gelap.

Kereta akan tiba di Urumqy Kamis 22 Januari, pukul 17:00…

21 Januari 2026
Gol A Gong
Traveler, Author
Di  kereta menuju Urumqy

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==