Saat muda, saya punya teman di sekolah. Dia seringkali merasa paling benar sendiri, orang lain salah. Merasa paling pintas sendiri, orang lain bodoh. Merasa paling kaya sendiri (padahal kakaknya yang kaya) yang lain miskin. Jika terus seperti ini, maka lambat laun kita akan ditinggalkan orang. Mohon maaf, ketika bertemu sekarang, saya prihatin melihatnya. Tidak terurus, naik motor jelek, dan wajahnya tua.
Sikap atau karakter seperti ini biasa disebut NPD, yaitu singkatan dari Narcissistic Personality Disorder yang dalam bahasa Indonesia berarti gangguan kepribadian narsistik. NPD merupakan salah satu jenis gangguan mental yang ditandai dengan rasa percaya diri yang berlebihan, sikap manipulatif, dan kebutuhan yang tinggi akan pujian dan kekaguman. Tapi jika dikritik, dia akan marah.

Ya, perasaan merasa paling benar dan meremehkan orang lain memang bisa menjadi racun dalam hubungan sosial kita. Ketika kita terus menganggap diri sendiri yang paling pintar, kita akan kehilangan kesempatan untuk belajar dari orang lain dan mengembangkan diri. Itu saya rasakan. Masa muda memang menggoda dan sebetulnya kompetitif
Pada akhirnya, sikap sombong ini bisa menyebabkan orang-orang di sekitar kita menjauh, karena mereka merasa tidak dihargai atau dianggap remeh.

Bagi saya sangat penting untuk memiliki sikap terbuka dan menghargai pendapat serta perspektif orang lain. Menerima bahwa kita tidak selalu benar dan bahwa setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dapat memperkuat hubungan kita.
Cobalah untuk mendengarkan lebih banyak, berdialog, dan saling memahami, sehingga kita dapat tumbuh bersama daripada merasa terpisah.
Tim GoKreaf/AI/ChatGPT



