Tempat kedua adalah sekretariat PMII Insan Pembangunan yang berlokasi di Bitung, tempat ini merupakan tempat yang biasanya anak-anak organisasi tempati dan singgahi setelah dari kampus, atau sedang mau kemana. Tempat ini merupakan tempat singgah sementara yang paling pas bagi orang-orang yang “tersesat” di Tangerang.

Tempat ketiga yaitu kedainya bang Sandi, tempat nongkrong dan tempat minum yang asik sambil ngobrol. Kebetulan bang Sandi ini merupakan teman yang ketemu pas di organisasi walau berbeda kampus. Kami sering sekali ketemu dan diskusi di satu tempat yang sama, kalau tidak di sekret Bitung biasanya di Curug, tempat saya tinggal.

Tempat keempat adalah Terminal Poris, dulu saya sering bermain di sini hanya sekedar melepas penat atau cari-cari ide untuk menulis berita dan lain sebagainya. Kali ini di terminal Poris yaitu mengantar Ade untuk berangkat mondok ke Gontor Ponorogo, Jawa timur.

Tempat ke lima adalah Yayasan Islamic Village dan kampus Universitas Cendekia Abditama. Dulu waktu saya masih kuliah namanya masih Sekolah Tinggi, sekarang sudah jadi Universitas.

Kedatanganku ke kampus selain silaturahmi dengan dosen-dosen yang ada di sana, saya juga ada urusan lain yaitu untuk berziarah ke makam orang tua sekaligus guru ketika di sana sekaligus ingin menyelesaikan administrasi untuk pengambilan ijazah.

Itulah beberapa tempat yang saya kunjungi ketika beberapa hari pergi ke Tangerang. Ada beberapa hal yang tentunya masih terkenang di Tangerang, namun namanya hidup kita harus coba terus bergerak dan berproses.


