Apakah teman-teman memiliki perasaan yang sama denganku? Saya pernah membatalkan suatu acara karena tiba-tiba saja muncul rasa cemas karena harus naik pesawat terbang. Entah mengapa Semakin sering naik pesawat, justru semakin muncul rasa takut. Saya lebih memilih naik bus atau kereta jika masih bisa.

Pernah juga saya memilih naik pesawat terpisah. Istri lebih dulu terbang, saya dengan pesawat berikutnya. Saya bilang ke Tias, “Ini usaha kita. Kasihan anak-anak jika mereka harus kehilangan kita sekaligus.” Ya, itu alasan masuk akal. Tentu saya berdoa terus kepada Allah, agar diberi keselamatan.



