Menampilkan: 18 - 34 dari 36 HASIL

Aku dan Duta Baca 17: Ingin Mati di Jalan Literasi

Kolaborasi paling berkesan Duta Baca Indonesia dan
Banten adalah mengadakan kegiatan pengumpulan naskah
buku yang digagas oleh Duta Baca Indonesia untuk seluruh
Duta Baca daerah yang ada di Indonesia dengan judul
Saatnya Duta Baca Bicara. Buku yang merangkum keluh
kesah dan perjuangan para pegiat literasi ini berhasil dicetak
dan menjadikan pijakan pertama hampir seluruh Duta Baca
Daerah menuliskannya. Kemudian buku tersebut di bedah
di Perpustakaan Nasional.

Aku dan Duta Baca 9: Melajutkan Gerakan Indonesia Menulis

Menurut Robeni dari Bandung, para penulis lokal hanya memerlukan wadah yang bisa menampung karya mereka dengan baik. Selanjutnya berbekalkan karya tulis non komersil berkualitas dari para penulis lokal, maka diharapkan Duta Baca Indonesia kelak bisa memupuk subur dan menumbuhkan minat baca anak bangsa di seluruh pelosok negri. Hal terpenting lainnya adalah Duta Baca Indonesia kelak dapat ditemukan melalui karya, bukan hanya kata-kata.

Aku dan Duta Baca 8: Satu Desa Satu Perpustakaan

Menurut Nur Fadhilah Fitri Yani, pemerintah perlu menggalakkan program satu desa satu perpustakaan atau satu taman baca. Karena dengan kemudahan akses dan fasilitas yang tersedia, memungkinkan tingginya antusias masyarakat terhadap literasi. Melalui kolaborasi bersama Forum TBM, dan juga berkolaborasi dengan pihak lain, memungkinkan untuk mempercepat dan meratakan akses literasi ke seluruh penjuru Indonesia.

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==