Tangan di atas bersedekah, tangan di bawah menerima. Untuk jadi yang memberi kita harus berilmu. Maka mulail membaca dari sekrang agar berilmu. Orang berilmu oleh Allah ditinggikan derajatnya.
Tangan di Atas Lebih Baik dari Tangan di Bawah

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Tangan di atas bersedekah, tangan di bawah menerima. Untuk jadi yang memberi kita harus berilmu. Maka mulail membaca dari sekrang agar berilmu. Orang berilmu oleh Allah ditinggikan derajatnya.

Dakwah bil qalam, itu spirit saya saat menulis. Maka saya bergabung ke Forum Lingkar Pena yang didirikan Helvy Tiana Rossa, karena mengusung semangat “sampaikan walau satu ayat”.

Semoga kita termasuk orang-orang yang terus belajar untuk memperbaiki diri dan menghargai orang lain. Jangan pernah ada keinginan untuk menyakiti hati orang lain. Kita harus bisa membedakan mana yang sifatnya mengkritik untuk kepetingan orang banya dan yang menyerang ranah pribadi. Insya Allah, kita pasti bisa.

Saya ngeri membayangkannya waktu itu tentang dosa paling besar itu adalah syirik, meminta berkah ke makam keramat, misalnya. Semoga saya tidak termasuk ke dalam golongan orang-orang yang durhakan kepada Allah SWT.

Padahal dengan silaturahmi akan dilapangkan rezekinya, serta dipanjangkan umurnya. Seperti dalam hadits yang diriwayatkan oleh HR. Bukhari dan Muslim, “Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka sambunglah tali silaturahmi.”

Sayangilah orang tuamu selagi ada. Mereka akan merasa ditinggalkan ketika kau mulai hidup terpisah apalagi berkeluarga. Bahkan ketika kamu masih tinggal bersama mereka, jangn sering membantah apalagi melawan. Perbaiki di tahun 2025 ya.

Tentu bagi kita yang paling mudah saat puasa menahan lapar dan haus, tapi selama berpuasa yang paling sulit ketika harus mengendalikan hawa nafsu dan amarah. Semoga puasa 2025 ini membawa hikmah, lebih banyak bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah dan untuk mengendalikan diri.

Ketika Bapak dan Emak sakit, pernah saya ajak untuk tinggal bersama kami. Saya selalu melihat Bapak dan Emk bangun untuk tahajud. Kini mereka telah pergi.

Kemudian umur berkembang dan mulai terjadi berbagai macam peristiwa religiusitas dimana potensi beragama, atau percaya adanya kekuatan di luar diri yang mengatur hidup tumbuh di diri saya. Ketika memercayai itu semua, ternyata hati saya lebih tenang.

Sebagai Duta Baca Indonesia, jika sedang dinas ke luar kota, saya selalu meminta penginapannya di alun-alun agar dekat dengan masjid Agung. Jika tidak hujan atau kelelahan, saya paksakan salat subuh berjamaah di masjid agung.

Secara bahasa, tahajud berarti berupaya melawan atau meninggalkan tidur. Sementara itu, jika ingin mengerjakan sholat malam namun belum tidur, maka dapat melakukan ibadah sholat sunah lain seperti salat witir, salat hajad, salat tasbih dan salat sunah yang lainnya.

Betapa indahnya orang berilmu. Di agama Islam, berbagi ilmu adalah amalan yang Allah sukai. Orang-orang yang menyebarkan ilmu akan mendapatkan beberapa keutamaan.

Jadi kita harus tahu diri dengan kemampuan kita. Jangan sampai kita melakukan sesuatu yang tidak kita kuasai. Bagaimana? Mari kita mengerjakan sesuatu yang kita kuasai saja. Janganlah SOK TAHU, ya. Tetap Semangat.

Hadis ini memotivasi kita untuk tidak hanya belajar tetapi juga berbagi pengetahuan kepada orang lain. Penyampaian ilmu adalah bentuk ibadah dan tanggung jawab sosial yang membawa manfaat luas.

Ini tentang kesabaran. Hadis yang diriwayatkan oleh Tirmidzi ini menyampaikan pesan yang mendalam tentang kesabaran, harapan, dan optimisme dalam menghadapi kehidupan.

Hadis yang diriwayatkan oleh Tirmidzi ini menyampaikan pesan yang mendalam tentang kesabaran, harapan, dan optimisme dalam menghadapi kehidupan. Dan tersenyumlah untuk menghadapinya.

Sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam; “Siapa yang menyampaikan satu ilmu dan orang membaca mengamalkannya maka dia akan beroleh pahala walaupun sudah tiada.”
(HR. Muslim).