Terdengar lagi suara ranting dan daun kering terinjak. Dia tidak pergi, tetapi mendekat. Lelaki itu duduk di sampingku. Pada hari-hari lalu, kami terbiasa duduk berdua di sini, menikmati senja di bangku kayu ini. Namun, kali ini dalam suasana hati yang berbeda.
Fiksi Mini: Senja di Giethoorn

