Literasi Anti Korupsi KPK

Saya akan bercerita bagaimana literasi anti korupsi di live IG Cergas alias Cerita Integritas KPK.

Novel-novel yang saya tulis banyak menceritakan itu:

1. Balada Si Roy (Gramedia, 1989-2018)
2. Surat dari Bapak (Puspa Swara, 2014)

Antologi cerpen:
1. Cinta dan Api, antologi cerpen tunggal
2. Mayat untuk Koruptor, bersama peserta Kelas Menulis Gol A Gong
3. Kacamata Sidik, bersama relawan Rumah Dunia

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5

Bertemu Duta Baca Indonesia di Tarakan

Disebelah kiri saya ada Kang Sutriyono Tri, pertemuan baru sekali bersama kapten literasi Riau ini. Beliau inilah yang ringan tangan ketika melihat saya kena musibah kehilangan tas sewaktu di Banten.Sementara sebelah kanan saya adalah Kang Golagong Penulis .

Beberapa kali jumpa dengan beliau, lebih banyak di Rumah Dunia. Tapi saya ingin cerita pertemuan pertama. Teringat dulu mencari Gol A Gong dan akhirnya bertemu di pasar batu, Tarakan. Beliau sedang jalan kaki melihat rumah-rumah terapung.

Setelah itu, kami singgah di kopi Aseng. Saya menyimak bagaimana ia menceritakan pola dan ciri masyarakat pesisir dan masyarakat gunung. Saya mendapatkan latar cerita. Saya disarankan garap novel. Sayangnya belum jadi, malah lebih dulu cerpen 😂.

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5

Saya dan Duta Baca Indonesia 2021-2025

Tahun 2016 saya satu lift dengan Najwa Shihab, pasca menghadiri acara Vokasi Menulis Kemendikbud di FX Sudirman. Saya mendekat. Dua petugas keamanan disampingnya siaga. Satu di antaranya menjulurkan tangan dan merentangkan kelima jarinya di depan dada.

“Mau ngasih buku, Mbak Nana.” Saya tersenyum. “Oh, ya boleh,” balas Najwa, juga dengan senyumnya. “Ini buku Tur Literasi Anyer-Panarukan. Catatan perjalanan saya bersama Mas Gol A Gong tahun 2014.”

Kami akhirnya berselfie dalam lift, tentu dengan pengawasan pengawalnya. Lift terbuka. Najwa keluar disambut histeris fansnya. Petugas keamanan kembali bersiaga. Sebagai Duta Baca yang juga artis, Najwa memang punya privilege soal kemanan. Orang biasa seperti saya tidak bisa seenak jidat ngajak selfie atau bersalaman, ada protokoler yang harus dilewati.

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5