Antara Hari Sastra dan Hari Puisi Indonesia

Masih terisasi 6 hari lagi menuju tanggal 20 Juli 2021, batas akhir Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Untuk mengusir rasa bosan, marikita membahas hari pertama PPKM, 3 Juli 2021. Ini bertepatan dengan Hari Sastra Indonesia.

Aku termasuk yang beruntung Semua orang mendukung kiprahku di dunia baca-tulis. Inilah cerita tentang Hari Sastra Indonesia di :

Silakan mampir ke link di atas. Semoga mewarnai hari-hari PPKM.

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5

Kumcer Oase dan Hari Sastra Indonesia

Sahabat, masih ingat tanggal 3 Juli adalah Hari Sastra Indonesia? Berarti tahun 2021 yang ke-8. Saya merayakannya dengan menerbitkan buku kumpulan cerpen peserta Sekolah Gol A Gong yang berjudul “Oase” (Gong Publishing). Ada 21 cerpen dengan spirit “cerpen menjadi pelepas dahaga di kehidupan yang rumit ini, ibarat oase di padang pasir”. Saya sengaja menggunakan diksi tak baku “Oase”, karena jika “Oasis” di mesin Google menuju ke group band dari Inggris: Oasis.

Kita tahu Hari Sastra Indonesia mulai diperingati sejak tahun 2013. Saya ikut mendeklarasikannya di Bukittinggi bersama Taufiq Ismail, Ahmad Tohari, Zawawi Imron, Budi Darma, LK Ara, Fakhrunnas MA Jabbar, Chavcay Saefullah, Jamal D Rahman, Agus R Sarjono, Akmal Nasery Basral, Isbedy Stiawan ZS, Joni Ariadinata, dan masih banyak lagi. Saya lupa tanggal dan bulannya. Saat itu kami berkumpul di Rumah Puisi Taufiq Ismail, Padang Panjang.

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5