Gol A Gong mengungkapkan ia menjadi banyak memiliki wawasan dibandingkan dengan teman-teman seusainya
Duta Baca Indonesia Berbagi Pengalaman Manfaat Membaca di SD Inpres Supersemar, Larantuka

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Gol A Gong mengungkapkan ia menjadi banyak memiliki wawasan dibandingkan dengan teman-teman seusainya

SMAS Ile Bura adalah titik terakhir Duta Baca Indonesia berkeliling daratan Flores Timur, pada hari ketiga, 2 Agustus 2024.

Duta Baca Indonesia, Gol A Gong berbagi cerita manfaat membaca dan menulis kepada 277 siswa SD Katolik La Mennais, Larantuka, Flores Timur.

Hari kedua Safari Literasi Duta Baca Indonesia di Kabupaten Flores Timur, Kamis (1/8/24), melewati beberapa kegiatan yang menginspirasi.

Suasana yang santai jadi daya tarik tersendiri untuk kelas ini yang dihadiri oleh kalangan pelajar, penulis, dan juga guru serta penggiat literasi.

Duta Baca Indonesia, Gol A Gong memberi semangat kepada 100 pelajar SMAK Santo Fransiskus Asisi Larantuka untuk gemar membaca

Pada kesempatan itu Gol A Gong menyampaikan banyak hal, mulai dari literasi keluarga, industri perbukuan, hingga memberikan tips dan trik menulis puisi

Menu mewawancarai Kepala Daerah atau Kepala Dinas Perpustakaan adalah menu tetap. Dari dialog sekitar 5-10 menit, saya bisa mendapatkan informasi terkait keseriusan Pemerintah Daerah pada Gerakan Literasi Lokal.

Tentu paling menyenangkan jika ada menu peluncuran dan bedah buku. Saya kira, manfaat dari membaca ya menulis. Saya selalu ingin merayakannya jika ada yang mneerbitkan buku. Hingga hari ini mungkin sudah 70-an buku solo dan 200-a buku antologi saya tulis.

Saya paling senang jika SafariLierasi ada agenda kunjungan ke komunitas. Bisa ke taman bacaan, perpustakaan desa, atau komunitas sastra. Biasanya selalin diskusi cara mengelola komunitas seperti Rumah Dunia, juga ada bedah buku atau pembacaan puisi.

Kalau 2021-2023, saya masih jadi nara sumber, di 2024, saya jadi moderator. Saya sebagai Duta Baca Indonesia menggali potensi di daerah tersebut. Sering kita tidak menyadari, bahwa banyak orang-orang hebat dengan kualitas nasional bahkan internasional, setia berdomisili di kampung halamannya.

Ya, ngapain aja sih, saya sebagai Duta Baca Indonesia bersama Perpusnas RI jika datang ke sebuah kota Provinsi? Jalan-jalan saja? Menikmati kulinernya? Selfie-wefie? Mungkin kalau …

Maluku, saya datang lagi. Kali ini dengan Perpusnas di Kota Ambon. Juga bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan Provinsi Maluku dan Forum Lingkar Pena.

Menuju Semarang naik bus Rosalia Indah. Nyaman juga bus Super Top ini. Bangku 1-2. Begitulah saya, kalau masih bisa lewat darat, naik bus atau kereta.

Nanti akan aku kenalkan kepada anak-anak kode nomor polisi untuk provinsi di Indonesia. Juga mengajak mereka bertualang bahwa nomor polisi ini menyimpan banyak cerita.

Titik kedua, hari mulai siang. Senang rasanya bisa berdialog dengan para calon guru agama di Sekola Tinggi Teologi Baptis Jayapura.

Agenda Safari Literasi Duta Baca Indonesia yang termasuk penting adalah kunjungan ke taman bacaan masyarakat.