Peribahasa ini menggambarkan situasi di mana seseorang, walaupun terlihat dekat atau diharapkan bisa membantu (karena hubungan kekeluargaan, misalnya), ternyata tidak bisa berbuat apa-apa. Kapur di ujung telunjuk itu rapuh—ia tidak bisa memberi kekuatan, hanya tampak ada.
Sarapan Kata 144: Seperti Kapur di Ujung Telunjuk

