Pemimpin yang gagap akan ditinggalkan, tapi pemimpin yang tahu bahwa di tanan anak muda suatu daerah akan berkembang maju, maka akan dicintai. Merdeka Belajar adalah era bagi peserta didik dan seorang guru mesti mampu memberikan ruang ruang belajar yang istimewa seperti pertemuan dengan menteri mungkin atau orang orang besar di Negeri ini .


Mencoba mengenal budaya orang lain mungkin agar anak-anak kita atau murid-murid di sekolah kita tak menjadi katak dalam tempurung . Tantangan bagi generasi gen Z yang adalah anak-cucu kita, tak semudah yang dibayangkan.


Kita mesti memiliki pemimpin yang mau memberikan jalan tidak hanya untuk dirinya sendiri tapi untuk kebahagiaan banyak orang. Jalan bagi anak muda, yang memiliki masa depan di kota atau negeri ini. Lalu sudahkah kita pikirkan hal itu?


Minggu 17 Desember 2023, saya bersama Pembina OSIS Suradewa School Vocational Larantuka ditemani pengurus Pgri Flores Timur, mengantar peserta didik kami untuk mengikuti Pertemuan Pelajar Nusantara 2023 diJakarta. Hal ini tidak terjadi di semua sekolah di Flores Timur. Ruang Merdeka Belajar itu bisa tercipta berkat bakat-bakat hebat si anak, dorongan guru-gurunya, juga pihak sekolah yang terbuka dengan visi Merdeka Belajar.

Dengan segala kekurangan dan keterbatasan, kami bersyukur Maria Lena Koten pada akhirnya berangkat juga untuk mengikuti Pertemuan Pelajar Nusantara, 18-22 Desember 2023. Neka sapaannya, memang telah aktif sejak di bangku SMP. Dia mampu menantang batas kemampuan diri untuk melangkah lebih jauh dan lebih baik lagi.

Itulah kenapa kita jangan hanya puas dengan yang ada. Tapi kita harus terus memupuk diri untuk bekal masa depan yang lebih hebat lagi.

Sekali lagi terima kasih PGRI Flores Timur, PGRI NTT, Pemkab Flores Timur, dan orang-orang baik yang telah meringankan langkah anak kami, Neka, salah satu peserta didik terbaik SMK Sura Dewa Larantuka.



