The Glory dan Luka Nyata Korban Bullying di Korea Selatan

Oleh: Natasha Harris

Beberapa tahun terakhir, isu bullying di sekolah Korea Selatan makin sering disorot. Gak cuma lewat berita, tapi juga muncul di drama-drama Korea. Salah satunya yang paling viral adalah The Glory. Drama ini diangkat dari kisah nyata, yang dimana nunjukkin betapa brutalnya perundungan yang dialami Moon Dong-eun waktu sekolah.

Sampai akhirnya dia nyusun balas dendam bertahun-tahun kemudian. Awalnya aku pikir kenapa bisa sampai segitunya, tapi setelah cari tau, ternyata banyak kasus bullying di Korea yang bener-bener separah itu, dan lebih parahnya lagi, sering gak ditangani dengan serius oleh pihak sekolah.

Kebanyakan kasus bullying ini terjadi di lingkungan sekolah menengah, terutama di kota besar kayak Seoul. Tekanan akademik yang tinggi, persaingan antar siswa, sampai budaya senioritas yang masih kuat, bikin lingkungan sekolah kadang jadi tempat yang gak aman buat sebagian anak.

Yang jadi target seringkali anak-anak yang dianggap “berbeda”, atau gak cocok sama standar mayoritas. Bisa karena penampilan, dan latar belakang keluarga. Biasanya, pelaku bullying justru teman sekelas sendiri, dan parahnya, banyak kasus yang gak langsung ketahuan karena korbannya takut speak up.

Banyak korban bahkan sampai mengalami trauma berat, gak mau sekolah, atau lebih ekstremnya lagi yaitu bunuh diri. Kasus-kasus kayak gini cukup sering terjadi, dan jadi salah satu faktor angka bunuh diri di Korsel tinggi. Makanya, bullying bukan hal sepele yang bisa dibiarin gitu aja, apalagi kalau udah nyentuh mental dan keselamatan seseorang.

The Glory mungkin cuma drama, tapi rasa sakit yang digambarin di situ nyata banget buat sebagian orang. Dan lebih mirisnya lagi, banyak dari mereka yang gak pernah benar-benar dapat keadilan atau bahkan tempat aman buat cerita. Kalau sekolah yang harusnya jadi tempat tumbuh malah jadi sumber luka, gimana bisa mereka percaya sama dunia?

*) Natasha Harris, mahasiswa Pendidikan Bahasa Korea, UPI Bandung

Artikel yang Direkomendasikan

1 Komentar

  1. Saya juga berfikir seperti ini, tetapi apakah ada data yang bisa dicantumkan untuk mendukung hal ini?. Diluar itu, tulisan ini sangat bagus. Saya menyukainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==