Untuk menghindari resiko cedera, koper adalah solusi terbaik. Anak keduaku membelikan koper bagus di Abu Dhabi. Sudah aku gunakan sepanjang 2021-2023, dari Sabang hingga Merauke, kopernya kuat luar biasa. Dikirim ke bagasi pesawat, dilempar sana-sini oleh porter atau petugas bandara. Aman.

Kamu yang muda, tentu masih kuat menyandang ransel, ya. Sewaktu muda, saya pernah menggunakan ransel merek Alpina, 1990. Di Kuala Lumpur, ada pembaca novel saya asal Buma, NTB. Rupanya dia pebaca Balada Si Roy garis keras.

“Ini blue ransel kan? Punya ‘RBH’?” Dia yang orang Bima, NTB, tampaknya terobsesi dengan ‘blue ransel’ dan inisial ‘RBH’ yang berarti ‘Roy Boy Harri’.. Dia memaksa agar saya melepas ransel biru itu. Dia membeli ransel itu dengan harga Rp. 700.000,-

Kemudian ransel North Face yang saya beli di Kathmandu, Nepal, saya ikutkan untuk dilelang bersama Forum Lingkar Pena pada 2005. Irul – pakar IT – jadi pemenang lelang seharga Rp. 1.500.000,- Dananya disumbangkan untuk korban tsunami Aceh.

Jadi, sekarang ransel saya ke mana? Dibawa Jordy – putra ketiga. Diwariskan ke dia, yang sekarang kuliah di Akademi Film Yogya.
Gol A Gong



